toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Minggu, 1 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Opini

OPINI: Leader Halal Industry di Sistem Kapitalisme

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
07:26, 27 Februari 2024
di Opini
Waktu Baca: 3 menit
OPINI: Leader Halal Industry di Sistem Kapitalisme

Oleh:  Faridatus Sae, S. Sosio

(Aktivis Dakwah Kampus, Alumni S1 Universitas Airlangga)

 

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia harus mereposisi diri menjadi pemimpin global industri halal dunia lantaran membaiknya indikator ekonomi syariah nasional. Yang mana, indikator ekonomi syariah Indonesia yang terus membaik dengan berhasil menjadi peringkat keempat di dunia. Negeri ini, sebagai rumah bagi umat Muslim dengan populasi sebesar 241,7 juta orang pada tahun 2022 atau 87 persen dari total penduduk, pengeluaran umat Muslim Indonesia untuk produk dan layanan halal diproyeksikan meningkat sebesar 14,96 persen pada tahun 2025 yaitu 281,6 miliar dolar AS, yang menjadikan Indonesia sebagai konsumen pasar halal terbesar di dunia atau 11,34 persen dari pengeluaran halal global. (antaranews.com, 9/5/2023)

Di laman yang sama, disebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal juga semakin kokoh ditopang oleh beberapa pendorong utama, yaitu besarnya populasi umat Muslim, meningkatnya kesadaran terhadap nilai-nilai etika Islam yang berkaitan dengan konsumsi produk halal dan thoyyib, serta semakin banyak strategi dan program nasional yang didedikasikan untuk pengembangan produk dan layanan halal. Bank Indonesia memperkirakan sektor prioritas Halal Value Chain (HVC) di dalam negeri, yaitu pertanian, makanan dan minuman halal, fesyen Muslim dan pariwisata ramah Muslim akan tumbuh sebesar 4,5-5,3 persen pada tahun 2023, yang diproyeksikan mampu menopang lebih dari 25 persen ekonomi nasional.

Baca Juga

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Indonesia menduduki posisi pertama dalam importir halal food and beverage yaitu sekitar US$169.7 miliar, dan Brazil posisi pertama eksportir sekitar US$5.2 miliar.

Dalam Halal Award 2019 yang diselenggarakan melalui ISEF merupakan salah satu upaya dalam mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia. Acara yang diprakarsai oleh LPPOM MUI ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada pelaku industri atas kontribusinya terhadap industri halal di Indonesia dalam hal pendidikan, informasi, advokasi, dan sertifikasi halal. Sedangkan, supplier produk fashion muslim terbesar adalah China dan supplir daging halal terbesar dari Australia. Begitu juga dengan wisata halal yang disediakan negara lain, seperti wisata halal ke Korea Selatan, Tokyo Jepang, dan Amsterdam. Maka, dalam halal industry pemilik modal adalah pemegang keuntungan terbanyak dan inilah yang terjadi dalam sistem ekonomi kapitalis. Dimana, seluruh harta kekayaan diserahkan kepada mekanisme pasar bebas yaitu: bebas dalam kepemilikan, bebas dalam pemanfaatan kepemilikan, dan bebas dalam pengembangan kepemilikan.

Salah satu wilayah Indonesia sendiri mendapatkan penghargaan wisata halal Sumatera Barat. Sedangkan, di sisi lain jumlah penduduk miskin NTB masih tinggi sebanyak 746,66 (2021), 731.94 (2022), dan 751.23 (2023). Meskipun telah dicanangkan konsep pariwisata halal dengan melibatkan berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta aktivasi industri halal di sektor-sektor yang melibatkan selain pariwisata, tetapi perlu diperhatikan bahwa provinsi Nusa Tenggara Barat yang meraih peringkat pertama dalam IMTI mengalami kenaikan tingkat kemiskinan yang menimbulkan pertanyaan serius terkait dampak nyata dari upaya tersebut.

Faktanya, meskipun sektor pariwisata halal dapat memberikan peluang ekonomi dan peningkatan pendapatan melalui partisipasi UMKM serta aktivasi industri halal, namun hasil yang meningkat dalam sektor pariwisata tidak selalu secara langsung mencerminkan peningkatan kesejahteraan di seluruh lapisan masyarakat

Sehingga, menjadi leader halal industry secara global nyatanya tidak mampu menguatkan ekonomi negeri ini yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Halal industri ini masuk dalam sistem ekonomi liberal yang menjadi derivat sistem kapitalisme, sehingga hanya akan menguntungkan pemilik modal besar, karena ada kebebasan kepemilikan. Maka, sistem ekonomi kapitalis liberal yang berkaitan erat dengan kebijakan politik (sistem politik) tidak akan mampu membangkitkan ekonomi secara hakiki.

Maka, perekonomian akan bangkit dan kuat bahkan menjadi leader halal industry hanya dengan mengganti sistem ekonomi kapitalisme dengan sistem ekonomi islam. Sistem ekonomi kapitalisme saat ini tidak akan mampu memberikan solusi kemiskinan dan memberikan kesejaheraan pada masyarakat sebagaimana kesempurnaan sistem Islam. Dalam kehidupan kapitalistik, kebebasan kepemilikan diagungkan sehingga yang kuat adalah pemilik modal atau oligarki. Oligarki inilah yang akan dapat menguasai sumber daya yang besar. Sementara itu tiap-tiap individu akan dibiarkan mengurusi kehidupannya sendiri, sedangkan negara hanya bertugas sebagai pengawas dan pengontrol. Maka, yang menjadi pertanyaan,  untuk apa sistem kapitalisme ini terus kita pertahankan?

Untuk membangkitkan perekonomian dengan mewujudkan sistem ekonomi Islam memerlukan tegaknya tiga pilar ekonomi Islam. Pertama, dengan menerapkan konsep kepemilikan dalam Islam, yakni kepemilikan individu, umum, dan negara. Kedua, tegasnya pembagian sumber daya dalam konsep kepemilikan tersebut, serta pengolahan dan pengembangannya diatur sesuai syariat Islam. Ketiga, penekanan pada distribusi merata, baik secara ekonomis maupun nonekonomis kepada rakyat.

Hanya saja, sistem ekonomi Islam ini hanya akan dapat diterapkan dalam naungan institusi negara yang menerapkan sistem kehidupan islam dan tidak akan dapat diterapkan jika sistem kehidupan masih dengan sistem kapitalisme liberalisme. (*)

 

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Terkait: Opini

BERITA TERKAIT

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

16 Januari 2026
Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

10 Januari 2026

10 Januari 2026
Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

9 Januari 2026
Menangisi Deforestasi

Menangisi Deforestasi

8 Januari 2026
Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

7 Januari 2026
Selanjutnya
Wali Kota Makassar dan Sekum DDII Pusat Lantik Takmir Masjid Sultan Alauddin

Wali Kota Makassar dan Sekum DDII Pusat Lantik Takmir Masjid Sultan Alauddin

Berita Terbaru

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026
Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

29 Januari 2026
Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

29 Januari 2026
Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

29 Januari 2026
Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

28 Januari 2026
Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

28 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.