toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Sabtu, 14 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Ajatappareng

Oknum Polisi Todong Senjata Api ke Santri, PKBH IAIN Parepare Harap Pelaku Segera Diberi Sanksi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
09:00, 30 November 2022
di Ajatappareng, Kriminal
Waktu Baca: 2 menit
Oknum Polisi Todong Senjata Api ke Santri, PKBH IAIN Parepare Harap Pelaku Segera Diberi Sanksi

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Perlakuan kurang terpuji dilakukan seorang oknum anggota Polri yang berdinas di Satlantas Polrestabes Makassar berinisial Brigpol AH.

Oknum tersebut mengamuk dan menodongkan sejata api ke sejumlah santri di Pesantren Tahfidzul Qur’an Imam Al-Zuhri, Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa pada Rabu (23/11/2022) lalu. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan kini viral di jagat media sosial.

Dari berbagai informasi yang diperoleh dari kolom komentar media sosial, dugaan penyebab kemarahan dari oknum anggota Polri tersebut disebabkan oleh lemparan batu ke rumahnya oleh orang tidak dikenal. Lemparan tersebut membuat oknum polisi marah dan langsung mendatangi Pesantren Tahfidzul Qur’an Imam Al-Zuhri. Ia kemudian mengamuk sambil menodongkan senjata api.

Dilansir dari terkini.id, Kepala Pesantren Tahfidzul Qur’an Imam Al-Zuhri, Ustadz Zuhuri menjelaskan kronologinya.

Menurut Zuhuri, kejadiannya Rabu 23 November 2022 pukul 21.05 wita. Saat itu, seorang oknum polisi Brigpol AH mendatangi Ponpes Imam Az-Zuhri di Jalan Veteran, Bakung Samata Gowa dalam keadaan emosi sambil teriak-teriak dan menggendor-gendor pintu pesantren.

Baca Juga

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

Saat santri keluar, lanjut Zuhuri, oknum polisi mengeluarkan pistol. Kemudian menodongkan pistol tersebut di samping telinga seorang santri berinisial MW berusia 14 tahun.

Oknum juga mengangkat kera baju santri, kemudian mendorong masuk ke tembok.

Dikabarkan, ada empat orang santri yang ditodongkan pistol, masing-masing MW, RF, AA dan FR.

Zuhuri menambahkan jika oknum polisi tersebut mengira bahwa anak santri dari Ponpes Imam Az Zuhri yang melempar ke rumah pelaku sehingga membuat pelaku marah.

“Namun setelah dibuka CCTV pondok pesantren, pelaku pelemparan ke rumah tersebut adalah anak-anak yang lewat dan bukan anak santri dr Ponpes Imam Az-zuhri Gowa,” tegasnya.

“Saat ini mental anak-anak santri terguncang. Psikologinya terganggu sampai mengalami trauma berat. Bahkan ketika tidur selalu merasa kaget dan berteriak ketakutan,” bebernya.

Orang tua santri MW bersama pihak Ponpes telah melaporkan pelaku di Polres Gowa dan Bidpropam Polda.

Kejadian itu menimbulkan reaksi dari kalangan netizen yang memberikan penilaian buruk kepada oknum anggota Polri dari Satlantas Polrestabes Makassar tersebut.

Termasuk di antaranya Azlan Thamrin, SH, MH yang menjabat sebagai Kepala Pusat Kajian dan Bantuan Hukum (PKBH) IAIN Parepare.

Menurut Azlan Thamrin, tindakan oknum anggota Polri tersebut merupakan tindakan yang tidak etis yang dapat merusak citra dan nama baik institusi Polri. Sebab, katanya, Polri dikenal sebagai institusi pengamal nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.

Azlan menilai, perbuatan oknum polisi penodong senjata api ke santri dapat dikategorikan sebagai suatu perbuatan pidana.

Dengan demikian, Azlan Thamrin berharap kepada Kapolres Gowa, Kapolrestabes Makassar, Kapolda Sulsel dan Kapolri untuk dapat memberikan sanksi atas  pelanggaran kode etik, serta segera memproses perbuatan pidana yang dilakukan oleh oknum anggota Polri Brigpol AH. (*)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

 

Terkait: IAIN Parepare

BERITA TERKAIT

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

12 Februari 2026
Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam  “Mati Lampu”  Demi Gelar Guru Besar

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

12 Februari 2026
Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

11 Februari 2026
3 Dosen IAIN Parepare Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Pemkot Ajak Kolaborasi

3 Dosen IAIN Parepare Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Pemkot Ajak Kolaborasi

11 Februari 2026
Wakili Kaum Muda, Dr Islamul Haq Daftar Calon Rektor IAIN Parepare

Wakili Kaum Muda, Dr Islamul Haq Daftar Calon Rektor IAIN Parepare

13 Januari 2026
Prof. Darmawati, Perempuan Pertama Daftar Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030

Prof. Darmawati, Perempuan Pertama Daftar Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030

12 Januari 2026
Selanjutnya
Dana Hibah Meningkat, Ketua PW DMI Sulsel Apresiasi Gubernur Andi Sudirman

Dana Hibah Meningkat, Ketua PW DMI Sulsel Apresiasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terbaru

Wali Kota Parepare Lepas IOF Jelajahi Alam Kota, Off Road Jadi Etalase Wisata

Wali Kota Parepare Lepas IOF Jelajahi Alam Kota, Off Road Jadi Etalase Wisata

14 Februari 2026
Kunjungi Bank Sampah, Wali Kota Parepare: Selain Jaga Kebersihan Juga Bisa Jadi Sumber Penghasilan

Kunjungi Bank Sampah, Wali Kota Parepare: Selain Jaga Kebersihan Juga Bisa Jadi Sumber Penghasilan

13 Februari 2026
Sambut Ramadhan, Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan

Sambut Ramadhan, Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan

13 Februari 2026
Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

12 Februari 2026
Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam  “Mati Lampu”  Demi Gelar Guru Besar

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

12 Februari 2026
Pemkot Parepare Dukung Penguatan SDM Keagamaan, Tasming Hamid Apresiasi PD DMI dan Kemenag

Pemkot Parepare Dukung Penguatan SDM Keagamaan, Tasming Hamid Apresiasi PD DMI dan Kemenag

12 Februari 2026
Kantor Imigrasi Parepare Raih Penghargaan Nasional

Kantor Imigrasi Parepare Raih Penghargaan Nasional

12 Februari 2026
TIMPORA Pinrang Gelar Operasi Gabungan di PT Biota Laut Ganggang

TIMPORA Pinrang Gelar Operasi Gabungan di PT Biota Laut Ganggang

11 Februari 2026
Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

11 Februari 2026
Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi, Bupati Ungkap di Milad Muhammadiyah

Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi, Bupati Ungkap di Milad Muhammadiyah

11 Februari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.