Status BLUD dan Penghasil PAD Terbanyak, Alasan DPRD Morut Studi Banding ke RSUD Andi Makkasau Parepare

Status BLUD dan Penghasil PAD Terbanyak, Alasan DPRD Morut Studi Banding ke RSUD Andi Makkasau Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah, berkunjung ke RSUD Andi Makkasau, Rabu (9/06/2021).

Ketua rombongan DPRD Morut, Yanto Baoli menjelaskan mereka tertarik datang ke RSUD Andi Makkasau untuk studi banding sebab sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Kami juga ketahui jika RSUD Andi Makkasau ini penghasil PAD terbesar di Kota Parepare. Makanya kami memutuskan studi banding ke sini,” ujar Yanto.

Anggota Komisi I DPRD Morut itu menambahkan, hasil studi bandingnya di RSUD Andi Makkasau berupa upaya peningkatan pelayanan hingga strategi peningkatan pendapatan daerah bisa juga diterapkan di RSUD Kolonodale Morowali Utara.

“Banyak sekali yang kami dapatkan dari studi banding ini. Nanti kita saat kami kembali akan kami contoh dan praktekkan di RSUD kami,” paparnya.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Ibrahim Kasim mengatakan menerima studi banding dari DPRD Morut merupakan kebanggaan bagi RSUD Andi Makkasau.

Kata Ibrahim, yang menjadi topik diskusi bersama DPRD Morut yakni mulai dari strategi pelayanan hingga peningkatan pendapatan.

“Jadi kami sampaikan tadi, peningkatan pelayanan akan sangat berbanding lurus dengan hasil pendapatan,”

Sebagai informasi, Anggota DPRD Morut diterima di Aula RSUD Andi Makkasau. Diterima oleh Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Ibrahim Kasim dan Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan drg. Andi Cenrara. Juga Dewas RSUD Andi Makkasau, Minhajuddin.(A)

Penulis : Mulyadi Ma’ruf

Bagikan :