PANGKEP, PIJARNEWS.COM--Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bosowa dilaksanakan pada Kamis, (11/12/2025) di Kantor Camat Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Acara ini dihadiri oleh Rektor Unibos Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., jajaran Wakil Rektor I, II, dan III, Direktur LPPM beserta tim, pemerintah Kecamatan Ma’rang dan Kecamatan Labakkang, serta seluruh mahasiswa KKN dari dua kecamatan tersebut.
Acara dibuka dengan laporan lengkap dari Ketua Panitia KKN yang menyampaikan rangkaian pelaksanaan program, kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, serta capaian mahasiswa dalam beberapa minggu penugasan. Ia juga memberikan apresiasi kepada camat, lurah, koordinator desa, dan seluruh masyarakat yang telah membuka ruang kolaborasi sepanjang kegiatan berlangsung. Dalam laporannya ditegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah setempat dan antusiasme mahasiswa dalam menjalankan program kerja di lapangan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Pangkep, Nurul Haq, yang hadir mewakili Bupati serta pihak kecamatan. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kontribusi mahasiswa Unibos yang dinilai memberikan dampak nyata, terutama dalam program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKN harus menjadi pengalaman yang meninggalkan jejak positif baik bagi masyarakat maupun bagi mahasiswa itu sendiri. Nurul Haq juga menyoroti pentingnya pendataan kebutuhan wilayah sebagai dasar perencanaan program, serta membuka peluang kerja sama lanjutan antara Pemerintah Kabupaten Pangkep dan Unibos di bidang pendidikan, lingkungan, dan pengembangan wilayah.
Dalam sambutannya, Rektor Unibos Prof. Batara Surya menegaskan bahwa KKN merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Beliau menjelaskan bahwa distribusi penempatan mahasiswa di seluruh kabupaten disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan kerja sama yang telah terjalin, serta menekankan bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat adalah kesempatan untuk belajar beradaptasi, memahami dinamika sosial, dan memberikan kontribusi konkret.
Prof. Batara Surya juga menyampaikan kesiapan Unibos untuk memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep, baik melalui KKN reguler maupun program pengabdian masyarakat berbasis keahlian yang melibatkan dosen dan pakar dari berbagai bidang.
Kegiatan Monev kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan pimpinan Unibos mengenai efektivitas program, tantangan lapangan, serta peluang kolaborasi di masa mendatang. Pemerintah Kecamatan Ma’rang dan Labakkang menyampaikan bahwa beberapa program KKN, termasuk pengelolaan lingkungan, edukasi sosial, dan pendampingan masyarakat, telah memberikan manfaat langsung dan diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama formal.
Melalui kegiatan Monev ini, Universitas Bosowa menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat jejaring kolaborasi daerah, serta memastikan bahwa program KKN terus menjadi ruang pembelajaran bermakna bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak nyata bagi wilayah sasaran. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, kolaborasi antara Unibos dan Kabupaten Pangkep diproyeksikan berkembang semakin kuat pada tahun-tahun berikutnya. (adv)



















