Momen Idul Adha, Pengembang Indonesia Sulsel Sembelih 73 Sapi Kurban

PI Sulsel
Ketua DPD PI Sulsel, Yasser Latief (pakai songkok hitam dan kaca mata) menyaksikan penyembuhan hewan kurban di Parepare. --ist--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Momentum lebaran Idul Adha dimanfaatkan DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulawesi Selatan mendulang amal kebaikan. Salah satunya, menyembelih 73 ekor sapi kurban usai pelaksanaan salat Idul Adha, Ahad 11 Agustus 2019.

Penyembelihan hewan kurban tersebut dilakukan di sejumlah lokasi perumahan. Ini dilakukan agar penyebaran hewan kurban menjangkau masyarakat yang berhak menerima daging kurban tersebut.

Ketua DPD Pengembang Indonesia Sulsel, Yasser Latief mengemukakan, awalnya, pemotongan hewan kurban akan dipusatkan di satu titik.

Namun karena banyaknya anggota PI yang ikut berpartisipasi, sehingga sulit jika disatukan.

Akhirnya, lanjut Yasser, para peserta mengelola sendiri hewan kurban tersebut di lokasi masing-masing yang tersebar di seluruh daerah di Sulsel.

“Kita putuskan dilakukan di lokasi perumahan masing-masing anggota (PI) agar lebih efektif dari segi pengelolaan dan pembagiannya,” ungkap Yasser Latief yang turut menyaksikan pemotongan hewan kurban di Kota Parepare, Sulsel.

Demikian siaran pers DPD PI Sulsel, Ahad hari ini.

Tahun ini, anggota yang paling banyak menyembelih hewan kurban adalah PT Hidayat Anugrah Pratama dengan 10 sapi, disusul PT Benteng Kupa Sejahtera Bersama dengan 3 sapi.

PI Sulsel kini memiliki anggota 214 perusahaan.

Jumlah ini hampir setengah dari total anggota PI seluruh Indonesia yang berjumlah 525 perusahaan.

PI Sulsel memang memiliki lembaga tersendiri untuk mengelola CSR anggotanya yang diberi nama PI Berbagi.

Lembaga ini sangat aktif melakukan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

PI Berbagi turut serta mengorganisir bantuan untuk korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah yang bekerja sama dengan PMI Makassar, tahun 2018 lalu.

Saat terjadi gempa dan tsunami di Banten, PI Sulsel juga berpartisipasi memberi bantuan.

Sedangkan untuk lokal, PI Sulsel membentuk posko bantuan korban banjir di Makassar, Maros, dan Gowa, Sulsel saat banjir melanda wilayah ini pada tahun lalu.

Bahkan, beberapa kasus kebakaran rumah warga, PI Sulsel selalu sigap membantu.

Bukan itu saja, PI Berbagi juga memberi bantuan beasiswa kepada mereka yang berprestasi namun kurang mampu.

Kini, PI Sulsel punya program rumah tahfidz dan pembangunan masjid di setiap perumahan milik anggotanya.

Pada Ramadhan 1440 H lalu misalnya, diresmikan dua rumah tahfidz di Pinrang dan Gowa.

PI juga punya program memberangkatkan imam masjid ke Tanah Suci Mekkah. (*)

Sumber : tribuntimur.com
Editor : Alfiansyah Anwar

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda