MIWF Zero Waste Festival

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Makassar International Writers Festival (MIWF) yang digelar 26-29 Juni 2019. Tahun ini memasuki tahun ke-9, mengusung tema People, sebagai respon terhadap Pemilu—yang paling kompleks—yang baru saja selesai.

Dalam Bahasa Inggris, People bila diartikan dalam Bahasa Indonesia adalah: orang, tapi juga berarti rakyat. People (rakyat) seringkali hanya diperhatikan saat perebutan kekuasaan.

Tahun ini MIWF mengusung konsep Zero Waste Festival sebagai bentuk kampanye melarang penggunaan plastik sekali pakai. Komitmen ramah lingkungan ini dimulai oleh para relawan dan tim kerja yang wajib membawa botol air minum isi ulang.

“Kita yang melakukan festival ini tidak ikut membuang dan menghasilkan sampah,” ungkap Lily Yulianti Farid, Direktur MIWF.

Para pengunjung juga diharapkan bisa ikut mewujudkan hal ini. Pihak MIWF menyiapkan empat titik galon isi ulang yang berada di Fort Rotterdam. Para tenant yang berjualan makanan di Taman Rasa juga dihimbau untuk tidak
menggunakan bahan plastik.

MIWF juga membentuk tim Zero Waste yang bertugas selama festival. Seluruh sampah yang dihasilkan saat festival akan dipilah, ada yang dijadikan kompos, didaur ulang agar tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.

Setiap hari tim Zero Waste menghitung jumlah sampah yang dihasilkan. Lalu setiap malam, Ambasador Zero Waste MIWF, Andi Nisfatul Aira membacakan jumlah sampah yang dihasilkan di panggung utama.

Pada Rabu, 26 Juni, tim mengisolasi plastik sebanyak 11 eco bricks dengan berat total 2 kilogram 800 gram. Mengumpulkan puntung Rokok sebanyak 1 botol eco cigeret berukuran 330 ml, berisi 316 puntung rokok dengan berat 48 gram.

Kamis, 27 Juni, tim berhasil mengisolasi plastik sebanyak 15 eco bricks dengan berat 3 kilogram 400 gram. Mengumpulkan puntung rokok 1 botol eco cigaret ukuran 600 ml, berisi 603 puntung rokok dengan berat 75 gram.

Jumat, 28 Juni, Tim berhasil mengisolasi plastik sebanyak 33 eco bricks dengan berat 4 kilogram 200. Mengumpulkan puntung Rokok sebanyak 1 botol eco cigaret 600 ml, berisi 1.221 puntung rokok dengan berat 155 gram.

Achmad Yusran dari Forum Komunitas Hijau yang tergabung dalam tim Zero Waste MIWF mengatakan sampah terutama sampah plastik sangat berbahaya karenanya perlu diisolasi dalam botol eco bricks untuk menyelamatkan bumi.

Sudah banyak fakta, ditemukan ikan paus mati setelah mengkonsumsi sampah plastik, mangrove mati karena terlilit sampah plastik. Menurut Lily, masalah sampah ini isu serius, kita semua harus mengatasinya dengan langkah sederhana. Memulai dari diri sendiri.(rls)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda