Memprihatinkan, Ormas Pekat Turun Tangan Kumpulkan Koin Demi “Bayar” Hasil Keringat Petugas Kebersihan Parepare

Salah seorang aktivis mengedarkan kotak penggalangan dana di Jalan Bau Massepe, Kota Parepare.
Salah seorang aktivis mengedarkan kotak penggalangan dana di Jalan Bau Massepe, Kota Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kota Parepare, menggelar aksi peduli koin. Aksi tersebut sebagai bentuk prihatin kepada 29 petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare. Pasalnya, selama sembilan  bulan gaji mereka belum terbayarkan.

Aksi peduli koin itu, dilakukan di Jalan Bau Massepe, perempatan Lapangan Andi Makkasau. Puluhan pengendara roda dua dan roda empat terlihat memberikan sumbangan. Selain menerima sumbangan dari pengguna jalan, Pekat IB Parepare juga memasuki toko yang berada di sekitar Jalan Bau Massepe.

Sekretaris Umum Pekat IB Kota Parepare, Aris Moenir mengatakan, hasil aksi peduli koin itu nantinya, akan didonasikan kepada petugas kebersihan yang belum menerima hasil keringatnya selama sembilan bulan.

“Sebelumnya, kami telah menerima aduan dari perwakilan petugas kebersihan. Maka kami terpanggil untuk melakukan aksi ini,” kata Aris kepada PIJARNEWS, Rabu (11/12/2019).

Selain itu, Aris juga mengungkapkan, sudah banyak cara yang ditempuh untuk menyelesaikan perkara itu, namun tak kunjung menemukan titik terang.

“Mulai dari hearing DPRD, pendekatan Kepala Dinas, tapi hasilnya nihil. Maka kami lakukan aksi ini,” ujarnya.

Sebelumnya, 29 petugas kebersihan DLH Kota Parepare telah melakukan penyegelan kantor. Penyegelan itu telah berlangsung selama dua hari. Mereka menuntut gaji selama sembilan bulan yang belum dibayarkan. Total gaji 29 petugas kebersihan sekira Rp300 juta.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang coba dikonfirmasi masalah yang berlarut ini belum merespons. Hingga berita ini ditulis, konfirmasi yang dikirim ke nomor WhatsApp oleh Pijarnews, hanya sebatas dibaca.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News