toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Kamis, 15 Januari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Opini

Malino Dulu Sejuk, Kini Terancam: Refleksi di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

OPINI

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10:23, 07 Juni 2025
di Opini
Waktu Baca: 2 menit
Malino Dulu Sejuk, Kini Terancam: Refleksi di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Nur Ilham

Oleh Nur Ilham

(Pemuda Tombolo Pao)

Malino, kawasan dataran tinggi yang dulu dikenal sejuk dan hijau bak negeri dongeng di Kabupaten Gowa, kini kehilangan wajah alaminya. Setiap akhir pekan, tempat ini berubah jadi lautan kendaraan, penuh sampah, dan dipadati bangunan baru yang berdiri tanpa arah dan rencana. Alih-alih berkembang sebagai kawasan wisata berkelanjutan, Malino justru tampak bergerak menuju titik kritis kerusakan lingkungan.

Sebagai pemuda asal Tombolo Pao, salah satu wilayah yang menjadi bagian dari kawasan Malino, saya melihat perubahan ini bukan hanya sebagai data, tetapi sebagai realita yang kami rasakan setiap hari. Udara yang dulu segar kini terasa berat. Mata air yang dulu mengalir jernih, kini semakin sulit ditemukan. Kami tidak hanya kehilangan pemandangan indah, tapi juga warisan hidup kami.

Apa yang sebenarnya terjadi? Pembangunan vila dan kafe berlangsung sangat masif, nyaris tanpa pengawasan berarti. Hutan sebagai sumber udara bersih dan penyangga ekosistem lokal kini perlahan menghilang. Ketika izin pembangunan begitu mudah keluar, kita patut bertanya: kemana peran pengawasan pemerintah? Apakah pembangunan saat ini mengedepankan keberlanjutan atau hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek?

Baca Juga

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Siapa yang terdampak? Masyarakat lokal. Mereka mulai merasakan dampak langsung: berkurangnya sumber air, udara yang tidaak lagi bersih, dan nilai-nilai budaya yang perlahan tergerus oleh modernisasi tanpa arah. Sementara itu, para pengambil keputusan memilih bungkam. Tidak ada langkah tegas, tidak ada evaluasi menyeluruh.

Kapan kondisi ini mulai genting? Ini bukan kerusakan mendadak. Proses ini akumulatif, dan dalam beberapa tahun terakhir, kerusakan itu semakin nyata. Jika dibiarkan, bukan mustahil Malino akan kehilangan seluruh daya dukung lingkungannya dalam waktu dekat.

Di mana titik kritisnya? Hutan pinus, jalur mata air, dan kawasan hijau di sekitar pusat wisata kini paling terdampak. Bangunan tanpa kendali merambah ruang-ruang hijau yang semestinya dilindungi.

Mengapa ini terjadi? Karena visi pembangunan kita kerap abai terhadap prinsip keberlanjutan. Regulasi ada, tetapi pelaksanaannya lemah. Ada kesan bahwa kepentingan ekonomi lebih diutamakan ketimbang keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan warga lokal.

Bagaimana seharusnya kita bertindak? Sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada 5 Juni lalu, pemerintah daerah perlu mengambil langkah nyata bukan simbolik. Segera lakukan moratorium pembangunan baru, audit menyeluruh atas izin-izin yang telah dikeluarkan, serta program pemulihan kawasan hutan dan sumber air. Tanpa langkah tegas, kita sedang menggiring Malino ke jurang kehancuran.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah momentum, bukan seremoni.

Jika kita terus membiarkan kerusakan ini berlangsung, maka Malino akan hilang bukan karena bencana alam, tetapi karena kelalaian dan diamnya kita semua. Dan saat hari itu tiba, kita harus berani bertanya: siapa yang membiarkan Malino hancur? (*)

Terkait: Hari Lingkungan SeduniaOpini

BERITA TERKAIT

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

10 Januari 2026

10 Januari 2026
Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

9 Januari 2026
Menangisi Deforestasi

Menangisi Deforestasi

8 Januari 2026
Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

7 Januari 2026
Menjaga Nyala Api Daulat Rakyat: Mengapa Pilkada Langsung adalah Harga Mati

Menjaga Nyala Api Daulat Rakyat: Mengapa Pilkada Langsung adalah Harga Mati

7 Januari 2026
Selanjutnya
Umat Islam dan Tantangan Peradaban: Antara Romantisme Masa Lalu dan Tanggung Jawab Masa Depan

Umat Islam dan Tantangan Peradaban: Antara Romantisme Masa Lalu dan Tanggung Jawab Masa Depan

Berita Terbaru

Wali Kota Parepare Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Wali Kota Parepare Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

14 Januari 2026
Dari Langit ke Bumi: Pesan Ekoteologi Dalam Peristiwa Isra Mi‘Raj

Dari Langit ke Bumi: Pesan Ekoteologi Dalam Peristiwa Isra Mi‘Raj

13 Januari 2026
Wakili Kaum Muda, Dr Islamul Haq Daftar Calon Rektor IAIN Parepare

Wakili Kaum Muda, Dr Islamul Haq Daftar Calon Rektor IAIN Parepare

13 Januari 2026
Prof. Darmawati, Perempuan Pertama Daftar Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030

Prof. Darmawati, Perempuan Pertama Daftar Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030

12 Januari 2026
Momen Rakor Evaluasi 2025 dan Persiapan Program 2026, Tasming Hamid Ajak OPD Perkuat Sinergi

Momen Rakor Evaluasi 2025 dan Persiapan Program 2026, Tasming Hamid Ajak OPD Perkuat Sinergi

12 Januari 2026
Buka Toko Aksesori Anak di Pangkajene, Syaharuddin Alrif: Sidrap Bukan Lagi Daerah Sekadar Lewat

Buka Toko Aksesori Anak di Pangkajene, Syaharuddin Alrif: Sidrap Bukan Lagi Daerah Sekadar Lewat

11 Januari 2026
Tok! Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Narkoba di Parepare, Penangkapan Polisi Sah

Tok! Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Narkoba di Parepare, Penangkapan Polisi Sah

11 Januari 2026
LBH GP Ansor Parepare Gelar Ngaji Hukum, Kupas KUHP dan KUHAP Terbaru

LBH GP Ansor Parepare Gelar Ngaji Hukum, Kupas KUHP dan KUHAP Terbaru

10 Januari 2026
LBHA BKPRMI Apresiasi Ngaji Hukum LBH GP Ansor, Dorong Literasi KUHP–KUHAP ke Masyarakat

LBHA BKPRMI Apresiasi Ngaji Hukum LBH GP Ansor, Dorong Literasi KUHP–KUHAP ke Masyarakat

10 Januari 2026
PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar  Donor Darah PROFEDA

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar Donor Darah PROFEDA

10 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.