toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Kamis, 12 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Khazanah

Makna Perayaan Idul Adha Menurut JK Saat Pandemi

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
14:54, 30 Juli 2020
di Khazanah
Waktu Baca: 2 menit
Makna Perayaan Idul Adha Menurut JK Saat Pandemi

JAKARTA, PIJARNEWS.COM – Perayaan Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi COVID-19 memberikan makna kedisiplinan, seperti saat salat berjamaah nanti. Ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri dan sesama.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan, hari raya Idul Adha memiliki makna kepada umat muslim bahwa dalam hidup ini selalu ada pengorbanan. Menurutnya, pengorbanan yang penuh rasa keikhlasan akan memberikan manfaat kepada sesama.

“Disiplin selalu ada pengorbanan dalam hal ketidaknyamanan dan sebagainya. Tapi itu hal mutlak dilakukan,” pesan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam konferensi pers di Media Center Satgas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Ia mengatakan, pengorbanan kita tidak dapat dibandingkan dengan pengorbanan Nabi Ibrahim Alaihissalam. Pengorbanan umat muslim dibutuhkan pada masa pandemi ini, di samping beribadah, pengorbanan untuk berdisiplin jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

“Itu akan menyelamatkan banyak pihak, menyelamatkan jamaah dan kita semuanya,” ujar Jusuf Kalla.

Baca Juga

PNBP Imigrasi Parepare 2025 Tembus Rp 20 M, Naik 300 Persen

Usai Salat Idul Adha, Wali Kota dan Wawali Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

Ia berharap semangat pengorbanan Idul Adha dapat mengakhiri masa sulit pandemi dengan penuh kebahagiaan dan ketakwaan.

Hari raya Idul Adha ini bertepatan dengan suasana waspada, suasana COVID-19, yang bisa menyebabkan musibah besar apabila masyarakat tidak disiplin. “Siapapun penduduk dunia ini, dan termasuk kita semua di Indonesia ini yang akan merayakan hari raya Idul Adha besok hari,” ujarnya.

Di samping itu, ia juga berpesan umat muslim melakukan dengan penuh disiplin untuk mencegah musibah lebih besar. Kedisiplinan dalam merayakan hari raya Idul Adha esok (31/7) adalah suatu kemutlakan. Protokol Kesehatan harus tetap menjadi pedoman saat salat Idul Adha.

“Jaga jarak masing-masing juga di masjid dan juga di lapangan apabila diadakan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, lapangan memang sering dianjurkan karena potensi penularan virus SARS-CoV-2 itu lebih mudah teratasi di lapangan terbuka, dibanding dengan masjid yang tertutup. Asal dipenuhi syarat-syarat kesehatan sebagai jarak yang sangat penting, pakai masker, dan tentu cuci tangan dengan sabun. Itu semua adalah kemutlakan.

“Apabila kita ingin tentu selamat tetap beribadah dengan baik, tetap bertemu dengan teman-teman, dan seluruh keluarga kita semuanya,” lanjutnya.

Selanjutnya Jusuf Kalla menyampaikan bahwa Jumat esok akan diselenggarakan dua ibadah dalam sehari. Salat Idul Adha pagi hari dan salat Jumat pada siang hari. Hal itu tentu akan diberikan perhatian bahwa sebelum salat Idul Adha, masjid-masjid harus dibersihkan, disterilkan dengan disinfektan dengan baik.

“Sebelum dilaksanakan, dan tentu karena juga menjelang salat Jumat setelahnya harus dibersihkan lagi,” mintanya.

Itu adalah cara untuk melaksanakan ibadah dengan baik, untuk menjaga jamaah agar tetap dalam keadaan selamat dan baik.

“Karena apabila kita tidak memenuhi itu, maka tentu akan berakibat fatal apabila tidak disiplin masyarakat. Inti daripada COVID itu adalah pertama disiplin, dan intervensi kita untuk mensterilisasi rumah, bangunan-bangunan, kantor-kantor kita, serta seluruh sarana-sarana yang ada. Itu kedua cara yang sangat penting,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa Dewan Masjid Indonesia telah memberikan seruan kepada masjid-masjid. Seruan ini berisi imbuan setelah habis salat lima waktu mengenai tiga hal disiplin, yakni disiplin jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

Terkait: BNPBCovid-19Idhul AdhaJuduf KallaPandemi

BERITA TERKAIT

PNBP Imigrasi Parepare 2025 Tembus Rp 20 M, Naik 300 Persen

PNBP Imigrasi Parepare 2025 Tembus Rp 20 M, Naik 300 Persen

24 Desember 2025
Usai Salat Idul Adha, Wali Kota dan Wawali Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

Usai Salat Idul Adha, Wali Kota dan Wawali Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

6 Juni 2025
Tasming dan Hermanto Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1446 H

Tasming dan Hermanto Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1446 H

6 Juni 2025
Jelang Lebaran, Pemkab Sidrap Pantau Harga di Pasar Rappang

Jelang Lebaran, Pemkab Sidrap Pantau Harga di Pasar Rappang

3 Juni 2025
Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

2 Januari 2025
Ratusan Rumah Rusak hingga Puluhan Warga Terluka Diterjang Banjir Bandang

Ratusan Rumah Rusak hingga Puluhan Warga Terluka Diterjang Banjir Bandang

19 Desember 2024
Selanjutnya
Iduladha di Tengah Pandemi, Ikuti Nasihat Ormas Islam dan Kemenag Parepare

Iduladha di Tengah Pandemi, Ikuti Nasihat Ormas Islam dan Kemenag Parepare

Berita Terbaru

TIMPORA Pinrang Gelar Operasi Gabungan di PT Biota Laut Ganggang

TIMPORA Pinrang Gelar Operasi Gabungan di PT Biota Laut Ganggang

11 Februari 2026
Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

Profil dan Karier Prof Muliati: Dari Anak Petani, Guru MAN 15 Tahun, Hingga Menjadi Guru Besar

11 Februari 2026
Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi, Bupati Ungkap di Milad Muhammadiyah

Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi, Bupati Ungkap di Milad Muhammadiyah

11 Februari 2026
3 Dosen IAIN Parepare Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Pemkot Ajak Kolaborasi

3 Dosen IAIN Parepare Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Pemkot Ajak Kolaborasi

11 Februari 2026
Bikin Nyaman Jemaah, ASN Pemkot Parepare Gotong Royong Sulap Masjid Agung Jadi “Kinclong”

Bikin Nyaman Jemaah, ASN Pemkot Parepare Gotong Royong Sulap Masjid Agung Jadi “Kinclong”

10 Februari 2026
Dorong Anak Muda Jadi Wirausaha, Wali Kota Luncurkan Parepare Keren

Dorong Anak Muda Jadi Wirausaha, Wali Kota Luncurkan Parepare Keren

10 Februari 2026
Rapat TIMPORA Pinrang 2026, Imigrasi Parepare Libatkan Lintas Instansi dan Perkenalkan Aplikasi

Rapat TIMPORA Pinrang 2026, Imigrasi Parepare Libatkan Lintas Instansi dan Perkenalkan Aplikasi

10 Februari 2026
Green Jobs : Pelaku Perubahan atau Hanya Penonton?

Green Jobs : Pelaku Perubahan atau Hanya Penonton?

10 Februari 2026
Peran Kecerdasan Buatan dalam Bisnis Digital Marketing

Peran Kecerdasan Buatan dalam Bisnis Digital Marketing

10 Februari 2026
ASN Pemkot Parepare Gotong Royong Benahi Masjid Agung

ASN Pemkot Parepare Gotong Royong Benahi Masjid Agung

9 Februari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.