Mahasiswa Stikes Muhammadiyah Sidrap Ungkap Cara Mengolah Tanaman Obat dengan Benar

* Ajari Warga Carawali Mengolah Kunyit untuk Kesehatan dan Kecantikan

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Farmasi Sedunia, Prodi Farmasi Stikes Muhammadiyah (STKM) Sidrap menggelar penyuluhan di Desa Carawali, Sidrap, Senin 24/9. Penyuluhan itu terkait pengolahan kunyit untuk kesehatan dan kecantikan.

Penyuluhan diikuti puluhan warga desa. Ketua Prodi Farmasi Wahyuni Laode, berharap desa ini juga menjadi desa percontohan tanaman obat dan desa percontohan kampung herbal,

“Selain menjadi percontohan, nantinya desa ini mampu menghasilkan produk yang diminati pasar. Pada akhirnya bisa sangat membantu meningkatkan kesejahteraan warga desa,” kata Wahyuni kepada PIJAR.

Fitriana, Sekertaris Prodi Farmasi memaparkan, salah satu yang disoroti dalam penyuluhan itu aalah cara mengolah obat herbal. Menurutnya, masih banyak yang keliru dalam pengolahan, sehingga mengurangi khasiat obat.

“Tanaman obat banyak diolah masih menggunakan panci dari logam. Padahal itu mengurangi khasiat dari obat tersebut. Selain itu, penyajiannya juga tidak baik menggunakan gelas logam, atau gelas plastik​,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Desa Carawali, Abd Hafid Mekka, mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang mampu meningkatkan pola hidup sehat masyarakat, “Ini tambahan wawasan yang sangat bermanfaat. Semoga bisa membawa warga desa kita lebih sehat dan produktif mengolah tanaman obat,” tandasnya. (sud/ris)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda