Liburan, Pengunjung Pantai Taman Mattirotasi Abaikan Protokol Kesehatan

Liburan, Pengunjung Pantai Taman Mattirotasi Abaikan Protokol Kesehatan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Puluhan warga memadati bibir pantai Taman Mattirotasi, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Terlihat, anak-anak hingga orang dewasa sedang menikmati liburan di sekitar bibir pantai itu. Sayangnya, tak sedikit pengunjung yang masih mengabaikan protokol kesehatan, tidak bermasker dan jaga jarak, padahal itu untuk menjaga diri mereka dan orang lain dari penyebaran covid-19.

Pantauan PIJARNEWS.COM, hingga pukul 10.00 Wita, warga masih memadati bibir pantai Taman Mattirotasi. Anak-anak dan orang dewasa berbaur. Bahkan, ada yang menyediakan jasa sewa ban dalam untuk berenang. Warga juga memarkir kendaraan mereka di lokasi Taman Mattirotasi.

Informasi yang dihimpun, aktifitas liburan di Taman Mattirotasi seperti itu ternyata sudah lama berlangsung. Bahkan, penuturan salah seorang warga yang meminta namanya tidak ditulis, jika kegiatan itu sudah mendapat izin.

mattirotasi
Foto Ist.

Menanggapi itu, Lurah Labukkang, Agus Mawardi yang dikonfirmasi tidak membantah adanya aktifitas warga di sekitar taman itu. Bahkan, kata dia, memang tidak ada larangan bagi warga yang rekreasi di taman itu.

“Memang tidak ada larangan untuk rekreasi di situ (Taman Mattirotasi, red). Memang, kemarin-kemarin itu taman ditutup, tapi sekarang sudah hilang saya liat palangnya. Di sekitar pantai senggol juga biasa ramai orang. Tapi yang saya fahami memang tidak ada larangan,” kata Agus, saat dihubungi via telfon, Ahad (19/07/2020).

Namun, saat ditanyakan soal adanya izin yang dikeluarkan, Ia mengklaim jika pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin bagi warga untuk rekreasi.

“Saya akan laporkan ini ke Camat kalau ramai lagi warga rekreasi di situ, baru kita mengambil langkah selanjutnya,” ucapnya.

Untuk diketahui, Data terbaru Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Parepare per tanggal 17/07/2020 tercatat, sudah terjadi 76 kasus positif. Sementara PDP sebanyak 115 kasus, ODP 137 kasus dan OTG 1467 kasus.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News