Krisis Blanko, Ribuan Warga Makassar Tidak Punya KTP

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Krisis blanko E-KTP yang melanda tanah air juga berdampak di Kota Makassar. Ribuan warga terpaksa menggunakan selebaran kertas sebagai identias diri selaku warga negara dan hanya berlaku selama enam bulan.

Melalui data di kantor dinas Catatan Sipil, jumlah warga Kota Makassar mencapai 1.768.006 orang. 42 ribu warga diantranya melakukan pengurusan E-KTP Di Kantor Dinas Catatan Sipil Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin.

Namun, mereka yang melakukan kepengurusan hanya mendapatkan surat keterangan atau suket sebagai pengganti sementara. Kekosongan blanko terjadi di Dinas Catatan Sipil Kota Makassar sejak bulan Agustus 2016 lalu hingga saat ini.

Selain di Kantor Dinas Catatan Sipil, krisis blanko juga terjadi di 14 Kecamatan.  Data yang dihimpun PIJAR di kantor kecamatan Panakukang di Jalan Batua Raya, ada 5 ribu warga yang tidak memiliki E-KTP.

Operator perekaman E-KTPe di Kantor Kecamatan Panakukang, Alfian Amir Tama, mengemukakan, jumah warga yang melakukan pengurusan e-ktp dan perpanjangan itu rata-rata sekitar 600 warga setiap bulannya. “Mereka diberikan surat keterangan dan harus diperpanjang jika waktu masa berlaku suket telah habis, bisa lewat keluarhan atau kecamatan,” jelasnya. (gon/ris)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda