• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Haru di Balik TanganTulus.id, Komunitas yang Lahir dari Kerinduan Sosok Ibu di Pinrang

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Desember 2025
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Momentum Hari Ibu tahun ini menjadi catatan sejarah bagi gerakan sosial di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Sebuah komunitas baru bernama TanganTulus.id resmi melakukan aksi perdananya. Di balik gerakan ini, tersimpan kisah menyentuh tentang perjuangan seorang ibu melawan kanker yang menjadi pemantik lahirnya jembatan kebaikan bagi warga daerah.

Founder TanganTulus.id, Rafika Nur Dzakira Ibrahim, mengungkapkan bahwa pemilihan Hari Ibu sebagai waktu peluncuran bukanlah tanpa alasan. Baginya, nilai-apa yang diusung komunitas ini kasih sayang dan ketulusan adalah warisan emosional dari almarhumah ibundanya.

“Dua tahun lalu, saya kehilangan ibu yang luar biasa. Beliau didiagnosa kanker paru stadium 4. Perjalanan bolak-balik RS dan kemoterapi tak pernah mematahkan semangatnya,” ujar Rafika dengan nada haru saat dihubungi PijarNews.com, Kamis (25/12/2025).

Rafika mengenang bagaimana sang ibu wafat tepat sebulan sebelum perayaan Hari Ibu kala itu. “Momentum ini adalah penghormatan untuk beliau. Kami ingin semangat ketulusan itu menular ke banyak orang, khususnya di daerah,” tambahnya.

Filosofi nama TanganTulus sendiri merujuk pada kesiapan untuk mengulurkan tangan melalui aksi nyata. Rafika menekankan bahwa komunitas ini hadir bukan hanya karena rasa kasihan, melainkan untuk memberikan dampak yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Gabungan Komunitas Anak Muda di Baranti Kompak Kolaborasi Peringati Maulid Nabi

Hadiri Bimtek Disporapar, Pj Wali Kota Dorong Pemuda Parepare Tidak Kecil Hati

Pemuda Pinrang Kolaborasi Bentangkan Bendera Ukuran Sesuai Tahun Kemerdekaan

Erat Apresiasi Kolaborasi Aksi Bersih-bersih Pantai di Parepare

TanganTulus.id memiliki visi besar untuk menjadi jembatan kebaikan di daerah, mulai dari akses edukasi kesehatan yang benar, ruang belajar bagi anak-anak, hingga menjadi wadah bagi pemuda lokal untuk menumbuhkan empati.

“Kami ingin menjawab masalah minimnya akses edukasi dan pendampingan sosial di daerah. Bantuan tidak boleh berhenti di rasa iba, tapi harus menjadi dampak nyata,” tegas Rafika.
Aksi perdana ini disambut hangat oleh pemuda di Pinrang. Rafika mengaku terharu melihat para relawan yang datang dengan totalitas. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa banyak orang baik yang hanya membutuhkan wadah untuk bergerak.

Kesuksesan ini, menurut Rafika, tidak lepas dari peran dua sosok penting lainnya, yakni Atis dan Rani selaku Co-Founder TanganTulus.id.

“Respons relawan melampaui ekspektasi. Ini semua terwujud karena kerja ikhlas dari Atis dan Rani. Pembagian tugas dan tanggung jawab yang baik membuat kegiatan perdana ini berjalan sempurna,” ungkapnya.

Target Jangka Panjang: Konsistensi di Daerah

Ke depan, TanganTulus.id tidak ingin menjadi gerakan yang muncul sesekali saja. Rafika bersama timnya menargetkan pembangunan komunitas yang berkelanjutan melalui pendampingan anak dan kolaborasi lintas pihak.

“Target kami adalah tumbuh dari daerah, untuk daerah. Kami ingin membuktikan bahwa perubahan besar selalu berawal dari tangan-tangan kecil yang bergerak dengan tulus,” tutup Rafika.

Gerakan ini diharapkan menjadi oase baru bagi aksi sosial di Kabupaten Pinrang, membawa pesan bahwa ketulusan adalah bahasa universal yang bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Komunitas

TerkaitBerita

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan