MAROS, PIJARNEWS.COM–Dalam rangka pengembangan garam krosok di kabupaten Maros dari pembuatan garam secara tradisional dan individual menjadi pembuatan secara modern dan komunal maka tim peneliti garam Universitas Hasanuddin yang diketuai oleh Prof. Indah Raya menggandeng tim pakar garam dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk membuat kelayakan bisnis dan model bisnis untuk garam Maros.
Tim Pakar Universitas Trunojoyo Madura (UTM) diketuai oleh Dr. Sabaruddin dan beranggotakan Prof. Kukuh, Dr. Retno, Dr. Iskandar dan Dr. Tatag melakukan kunjungan ke makassar selama 4 hari untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tim inventor, pemda Maros dan Petani garam Maros serta kunjungan ke lapangan melihat kondisi lahan garam di Kabupaten Maros dari tanggal 23-27 Oktober 2025.
Kegiatan FGD diawali dengan pertemuan bersama tim inventor Unhas yang membahas terkait langkah-langkah pengembangan yang telah dilakukan oleh tim inventor selama ini dalam mengembangkan garam krosok di maros dan hasil yang telah di peroleh hingga sejauh ini.
Setelah melakukan FGD dengan tim inventor unhas tim pakar melakukan pertemuan dengan Bupati Maros Chaidir Syam lalu di lanjutkan dengan petani garam yang ada di kabupaten maros yang telah dibina oleh tim garam Unhas sejak tahun 2023.
Dalam pertemuan dengan tim Pakar garam dari UTM Madura, Chaidir Syam menyampaikan bahwa sejak tahun 2023 Unhas dan Pemda Maros telah bekerja sama dalam pengembangan garam di maros. Diharapkan dengan adanya tim pakar dari UTM Madura maka pengembangan garam krosok di maros dapat lebih cepat lagi kedepannya.
Setelah melakukan kunjungan lapangan, tim pakar dari UTM melakukan FGD secara hybrid dengan tim garam universitas hasanuddin yang turut dihadiri oleh Wakil Rektor Unhas bidang 4 Prof Adi Maulana, pewakilan dinas perikanan Kabupaten Sumenep dan perwakilan dinas perikanan Kabupaten Maros.
Prof Adi Maulana dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pengembangan garam di Maros merupakan salah satu ihtiar Unhas dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diprogramkan oleh Bapak presiden Prabowo. Adi Maulana berharap bahwa Unhas sebagai salah satu universitas besar di Indonesia dapat mengambil peran dalam program pengembangan garam di Indonesia guna mencapai swasembada garam. (rls)



















