Kabiro AUAK Puji Peningkatan Ranking Website IAIN Parepare di Webometric

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengalami peningkatan ranking IAIN Parepare pada Webometrics periode Desember 2019. Webometrics merupakan sistem pemeringkatan Perguruan Tinggi se-dunia berbasis website. Webometrics meyakini bahwa kehadiran dan visibilitas web dapat dijadikan indikator kinerja global sebuah universitas.

Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Parepare, Hj. Musyarrafah Amin mengaku senang atas pencapaian itu. Ia mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari kinerja tim pengelola website.

“Meski terbilang jauh, tetapi peningkatannya yang signifikan menunjukkan ada progresivitas dan kinerja positif dari pengelola website selama ini. Tinggal perlu ditingkatkan lagi,” kata Musyarrafah Amin, Sabtu (1/2/2020) dikutip dari iainpare.ac.id.

Musyarrafah menambahkan, pihaknya patut berbangga atas capaiannya saat ini. Sebagai penanggung jawab Tim Pengelola Website, ia terus mensupport timnya untuk terus meningkatkan kinerja website.

Untuk lebih mengkatkan ranking website, lanjut Musyarrafah, Tim harus progresif lagi menyediakan data dan informasi, baik yang bersifat data dinamis, seperti berita, konten grafis atau vidio. Data-data statis seperti data profil institusi dan pimpinan, data kepegawaian, data akademik, data kemahasiswaan, dan data lainnya juga harus tersedia.

“Saya juga berharap kepada seluruh sivitas akademika, khususnya dosen agar berpartisipasi dalam perbaikan peringkat di Webometrics. Teman-teman dosen dapat berpartisipasi dengan mengupload hasil-hasil riset, jurnal dan karya ilmiah lainnya melalui website. Termasuk video pembelajaran, tutorial, dan dokumen pembelajaran lainnya,” harapnya.

Sekadar informasi, pada laman, www.webometrics.info. Ada 4 indikator penilaian Webometrics. Pertama, Visibility. Data link visibility memiliki bobot 50% diperoleh dari dua penyedia informasi utama yaitu Majestic SEO dan ahrefs. Prosedur dalam visibility ini meliputi proses ekstraksi total jumlah external inlink (dikenal juga sebagai backlinks) serta jumlah total webdomain dimana link-link tersebut berasal (dikenal juga sebagai referring domains).

Kedua, presence. Total jumlah halaman web yang dimuat pada webdomain utama perguruan tinggi (termasuk seluruh subdomain dan direktori) sebagaimana yang terindeks oleh search engine komersil terbesar yaitu Google.

Ketiga, Opennes. Indikator yang menghitung total banyaknya file publikasi akademik yang terindeks pada Google Scholar, yaitu search engine akademik terbesar yang memiliki data lebih dari 160 juta catatan publikasi file akademik.

Dan keempat, Excellence. Indikator ini menghitung jumlah total tulisan-tulisan ilmiah (scientific papers) yang terdaftar pada jurnal ilmiah internasional yang memiliki high impact. Kategori tulisan ilmiah perguruan tinggi yang dapat diperhitungkan dalam indikator ini adalah top 10% tulisan ilmiah yang paling banyak dikutip berdasarkan bidang ilmu dari penyedia data yang ditentukan, yaitu Scimago data. (mul/alf)

Sumber : iainpare.ac.id

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda