• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Budaya dan Sastra

Juli, SSB BSF IAIN Bone-Dinas Kebudayaan Gelar SEBAYA FEST 2025 Antar Pelajar

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Juni 2025
di Budaya dan Sastra, Pendidikan
Panitia SEBAYA FEST 2025

Panitia SEBAYA FEST 2025

BONE, PIJARNEWS.COM–Dalam upaya menggugah kembali kesadaran generasi muda terhadap akar budaya dan kekayaan seni tradisi lokal, Sanggar Seni Budaya Banrigau Sultanul Fatimah (SSB BSF) IAIN Bone bekerja sama  Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone akan menggelar SEBAYA FEST 2025, sebuah festival seni dan budaya bagi pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bone.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2025 ini bukan sekadar kompetisi antarpelajar, tetapi menjadi ruang penting untuk menyuarakan kembali keberadaan kesenian daerah yang selama ini terpinggirkan, bahkan sebagian nyaris punah. Di antaranya seperti seni tari Mappadendang, A’raga, syair lisan Elong, hingga tradisi pementasan Sining yang pernah hidup subur dalam perkampungan adat Bone masa lampau.

“SEBAYA FEST 2025 menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali memori kolektif masyarakat Bone, khususnya kalangan muda, agar mengenali dan mencintai warisan budayanya sendiri. Ini bukan sekadar panggung lomba, melainkan arena pembelajaran kebudayaan,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana dari SSB BSF IAIN Bone.

Kegiatan ini terbuka bagi siswa aktif yang mewakili masing-masing sekolah, dengan ketentuan setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal satu tim di tiap kategori lomba. Terdapat lima kategori yang dipertandingkan, yaitu Tari Kreasi, Drama Teater, Film Pendek, Puisi, dan Melukis. Biaya registrasi bervariasi mulai dari Rp100.000 hingga Rp150.000, dengan hadiah berupa trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan untuk para pemenang.

Berita Terkait

Direktur Pasca Sarjana IAIN Bone Puji IAIN Parepare

Tegas Tuntut Tindak Kekerasan terhadap Ketua Kopri IAIN Bone : Pelaku Dibuat Kapok

Muda dan Berprestasi, Dosen IAIN Bone Ini Maksimalkan Pengajaran di Tiktok dan Instagram

4 ‘Jenderal Kampus’ Baru IAIN Bone Dikukuhkan, Bupati Bone: Peristiwa Langka

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 12 Juni hingga 1 Juli 2025, dengan batas kuota maksimal 15 sekolah. Sesi technical meeting akan digelar pada 4 Juli 2025 sebagai sarana koordinasi teknis dan penyamaan persepsi antarpeserta.SEBAYA FEST 2025 juga menjadi bagian dari strategi kebudayaan daerah yang bersinergi dengan visi pelestarian warisan tak benda Kabupaten Bone. Dalam sejarah panjangnya, Bone dikenal sebagai salah satu pusat peradaban di Sulawesi Selatan yang kaya akan seni tutur, tradisi lisan, dan karya sastra klasik Bugis. Namun, modernisasi yang cepat turut memudarkan praktik kebudayaan ini dari ruang publik dan institusi pendidikan.

“Melalui festival ini, kami berharap siswa bukan hanya tampil di panggung, tetapi juga memahami konteks kebudayaan di balik ekspresi seni yang mereka bawakan,” lanjut panitia.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan petunjuk teknis dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/sebayafest2025 atau melalui QR Code pada poster resmi. Untuk publikasi dan dokumentasi kegiatan, panitia juga telah membuka kanal resmi melalui media sosial Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube dengan akun @ukmssbbsfiainbone.

Dengan semangat “Seni adalah Identitas”, SEBAYA FEST 2025 diharapkan menjadi panggung penyambung antara generasi muda Bone dengan akar tradisi yang telah lama menjadi ruh kebudayaan Bugis. Lebih dari sekadar festival, SEBAYA FEST 2025 menjadi simbol perlawanan terhadap lupa, dan ajakan untuk kembali merawat ingatan budaya yang menghidupi identitas kolektif masyarakat Bone.

Melalui festival ini, generasi muda diharapkan tidak hanya tampil sebagai penikmat atau pelaku seni, tetapi juga sebagai penjaga dan penerus nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap gerak, syair, dan simbol budaya lokal. Di tengah arus globalisasi yang deras, SEBAYA FEST 2025 menjadi benteng kultural yang menjaga agar warisan leluhur tidak tercerabut dari akarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dari upaya regenerasi pelaku seni dan pelestari budaya, membangun ruang interaksi antar-sekolah yang produktif, dan mendorong kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga kebudayaan. Harapannya, kesenian tradisional tidak hanya dikenang, tetapi juga terus tumbuh dan beradaptasi dalam jiwa kreatif anak-anak muda Bone.

SEBAYA FEST 2025 bukan hanya milik mereka yang tampil di atas panggung, tetapi juga milik semua yang peduli pada masa depan kebudayaan kita. Karena pada akhirnya, mempertahankan budaya bukan semata tugas para seniman, melainkan panggilan bersama sebagai anak bangsa yang tak ingin kehilangan jati dirinya.

Antusiasme yang mulai terlihat sejak pembukaan pendaftaran menjadi sinyal positif bahwa ruang-ruang apresiasi seni seperti SEBAYA FEST 2025 memang sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Dalam dunia pendidikan yang kerap menitikberatkan pada capaian akademik, kegiatan ini hadir sebagai penyeimbang yang memberi ruang bagi ekspresi estetika, kreativitas, dan penguatan karakter kultural siswa.

Selain menjadi ajang kompetisi, SEBAYA FEST 2025 juga dirancang sebagai ruang pembelajaran lintas nilai—mengajarkan kolaborasi, sportivitas, riset kebudayaan, dan sensitivitas terhadap konteks sosial budaya lokal. Panitia juga mendorong peserta untuk menggali materi dari sumber-sumber otentik seperti wawancara dengan tokoh adat, eksplorasi arsip lokal, hingga kunjungan lapangan, agar karya-karya yang ditampilkan tak hanya indah, tetapi juga bermakna.

Kehadiran SEBAYA FEST 2025 menjadi bukti bahwa seni dan budaya bukanlah sesuatu yang kuno atau usang, melainkan terus hidup dan relevan sepanjang diberi ruang untuk berkembang. Ketika generasi muda diberi kepercayaan dan wadah untuk berkreasi berbasis tradisi, maka proses pelestarian budaya tidak lagi bersifat top-down, tetapi tumbuh secara organik dari kesadaran akar rumput.

Pada akhirnya, SEBAYA FEST 2025 adalah perayaan tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan ke mana budaya kita akan dibawa. Ini adalah panggung untuk mengenal kembali diri sendiri lewat seni, dan menegaskan bahwa di balik setiap gerak tari, bait puisi, lukisan, atau adegan teater, terdapat jejak panjang peradaban yang patut dijaga bersama. (*)

Citizen reporter: Thahirtalas

Pemerhati Seni dan Budaya Indonesia Unismuh Makassar

C.p. 081342499456 Ig. @femoralsyndicate

 

Terkait: Festival PelajarIAIN Bone

TerkaitBerita

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Editor: Muhammad Tohir
20 Februari 2026

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Editor: Muhammad Tohir
15 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan