Intrawin Minta Perparkiran di Parepare Ditinjau Ulang

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Maraknya pungutan mengatasnamakan parkir yang tidak jelas atau yang terindikasi Pungutan liar (Pungli), akhir-akhir ini terjadi di Kota Parepare. Hal ini pun menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga setempat, hingga para pendatang dari luar kota.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Indonesia Transportasi Watc (Intrawin), Iqbal Rahim Gani, meminta agar pihak Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Parepare, untuk meninjau ulang pelaksanaan perparkiran di Parepare.

Menurut Iqbal, penerapan biaya masuk di tempat umum seperti di Lapangan Andi makkasau itu sangat tidak wajar dan tidak manusiawi.

”Sebelumnya itu tidak ada biaya masuk, terserah mau masuk jam berapa karena Lapangan Andi Makkasau adalah sarana umum tempat berolahraga, bukan tempat bermain yang dikelola oleh swasta, belum lagi biaya parkir saat keluar dari lapangan, aturan darimana ada biaya masuk, ini perlu ditinjau ulang perparkiran di Parepare,” tegas Iqbal kepada Pijarnews, Rabu (27/3/2019). 

Lebih lanjut Iqbal menambahkan, penerapan biaya masuk di Lapangan andi Makkasau Kota Parepare, praktis akan berdampak pada omset penjualan bagi pelaku usaha kaki lima yang berjualan di dalam kawasan Lapangan Andi Makkasau, karena menurut Iqbal, warga mulai enggan masuk disebabkan adanya biaya masuk dan parkir.

“Kami meminta kepada Pemkot Parepare, atau pihak terkait soal pelaksanaan perparkiran ini, agar tenaga parkir seharusnya dilatih dan diberikan pembekalan SDM,” harapnya.

Tak hanya di Lapangan Andi Makkasau, pungutan yang sama juga terlihat di jembatan Tonrangeng River Side (TRS) yang sedianya dibangun untuk akses menuju Rumah Sakit Tipe B plus pendidikan Ainun Habibie, hanya saja dialihfungsikan menjadi tempat wisata dan harus membayar saat ingin melintas di atas jembatan tersebut dengan alasan biaya parkir.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Tekhnis Daerah (UPTD) Perparkiran Dishub Kota Parepare, Andi Ridwan yang dihubungi beberapa kali melalui telepon selularnya, enggan menjawab.

Reporter: Amiruddin Pujo

Editor: Abdillah.Ms

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda