Ini Tujuan BLH Pemuda Pancasila Parepare Bikin Koma

Pengurus Badan Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila saat mengunjungi sumber mata air di Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila (PP) Kota Parepare membikin program penyelamatan sumber mata air diberi nama Konservasi Mata Air (Koma) di Bujung Darong’e, Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sabtu (8/2/2020). 

Kegiatan tersebut merupakan langkah awal di tahun 2020 dalam rangka Penyelamatan Sumber Mata Air. Ini melihat kondisi darurat dalam anatomi manusia menurut istilah umum paramedis yaitu koma atau kritis akibat kurang air bersih, sehingga kata koma menjadi nama program tersebut.

Amri Kalbu, Ketua BLH PP menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung tahap demi tahap dalam rangka menyambut Hari Air Sedunia, 22 Maret 2020 mendatang.

Sebagai tahap awal, BLH PP Kota Parepare memilih lokasi di Bujung Darong’e karena dianggap sebagai tempat strategis sumber mata air di Kota Parepare.

Menurut Dahlan, pengelola Sumber Mata Air Bujung Derong’e selain dari sumber ekologis yang bermanfaat, juga memiliki cerita rakyat, bahwa tidak seorangpun warga yang berani untuk menebang pohon yang berada di sekitar Bujung Derong’e. “Konon jika dilakukan penebangan pohon tersebut maka orang yang menebang akan sakit,” kata Dahlan.

Adapun kegiatan dilakukan diantaranya Penanaman Pohon, Pemasangan Papan Himbauan “Jagalah Mata Air Sebelum Jadi Air Mata” serta dilakukan juga pembersihan daerah sumber mata air tersebut.

Amri Kalbu mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjaga dan menyelamatkan sumber mata air Kota Parepare, karena sumber mata air tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang berada disekitar mata air. “Ini juga mempunyai banyak nilai sosiologis cerita rakyat,” tandas Amri.

Ia juga berharap dan mengimbau seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kota Parepare agar mampu mempetakan dan menjaga sumber mata air untuk mengantisipasi musim kemarau. 

Saat melakukan peninjauan, Amri menemukan salah seorang warga yang masih mengkonsumsi sumber mata air tersebut. “Karena masyarakat tersebut menganggap bahwa mata air tersebut lebih enak dibandingkan dengan air kemasan,” ujar Amri. 

Karena itu, tambah Amri, hal seperti inilah yang perlu dijaga karena dari segi ekologis, ekonomi dan sosial budaya, sumber mata air mempunyai nilai yang sangat tinggi untuk kelestariannya. “Mari menjaga sumber mata air,” ajak Amri Kalbu. (*) 

Reporter : Sucipto 

Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda