IDI Makassar Minta Masyarakat Tak Anggap Remeh Pandemi Covid-19

 

DR dr Siswanto Wahab Sp.KK (K)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar kembali harus kehilangan rekan sejawat mereka, sejak pandemic Covid-19 ini total sudah ada sembilan dokter yang gugur karena terpapar Covid-19.

“Keluarga besar IDI Kota Makassar Kembali berduka , tiga dokter anggota IDI Makassar dalam bulan Desember ini  meninggal sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19 yakni Dr. Leonard Hasudungan NPA IDI 91673 , Dr. Robert Vincentius Philips , NPA IDI 19368 , dan Dr. Nasriyadi Nasir NPA IDI : 153732.  Kabar duka ini menambah deratan dokter anggota IDI Makassar gugur sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19” sebut Ketua IDI Makassar, DR dr Siswanto Wahab Sp.KK (K) didampingi Humas IDI Makassar dr Wachyudi Muchsin, Selasa (29/12/2020) kepada Pijarnews.com.

Lebih jauh, Siswanto menyatakan gugurnya para rekan sejawat ini semoga  bisa menyadarkan masyarakat makassar bahwa jangan anggap remeh pandemik Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih masif akibat klaster Pilkada dari awal penyebaran virus corona. Untuk itu, IDI Kota Makassar mengimbau agar tetap waspada serta disiplin pakai masker, jaga jarak , cuci tangan sebab Makassar masuk zona merah sehingga kebijakan pelonggaran aktivitas bisnis, kantor, sosial dan pendidikan perlu diketatkan kembali.

Saat  ini, tingkat penularan kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak.

”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah diatas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) diatas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah ”penularannya tinggi,” sebut Siswanto.

Siswaanto menjelaskan, tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari rasio kasus positif harian yang mencapai  24,2 persen. Sementara rasio kasus positif dalam sepekan 18,3 persen. Rasio kasus positif ini jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen .

Kasus aktif di Indonesia juga terus meningkat secara signifikan, yaitu 40 persen selama bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Saat ini jumlah kasus aktif sudah mencapai 103.000, penularan Covid-19 dikhawatirkan bakal semakin meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru.

”Karena itu, IDI Makassar mendukung pemerintah untuk pengetatan protokol kesehatan selama hari libur nanti,” pungkasnya. (*)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News