Hidup di Rumah Tak Layak, Rasa Haru Yulang Tak Terbendung Saat Baznas Enrekang Bawa Bantuan

ENREKANG, PIJARNEWS.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di lingkungan Ongko, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Selasa (6/1/2021).

Kali ini Baznas menyalurkan bantuan kepada nenek Yulang (65) yang tinggal sendiri di sebuah rumah kayu yang memang kondisinya sudah tidak layak.

Rumah tersebut masih rumah panggung model duhulu, dan sudah berpuluh-pulu tahun ditinggalinya, beberapa bagian juga sudah mulai lapuk.

Yulang tinggal bersama seorang anaknya, yang kerjanya serabutan dan berpenghasilan tidak tetap. Sementara Yulang, sebagai perempuan tentu tak mampu lagi bekerja karena faktor usia.

Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Baharuddin, SE,MM yang disaksikan oleh Lurah Bangkala A. Dewan dan stafnya, pengurus UPZ maiwa, Hamdan dan tokoh masyarakat setempat.

“Bantuan yang kami berikan senilai Rp 10 juta kepada Ibu Yulang, karena rumahnya tak layak huni lagi, sesuai laporan petugas kami,” ungkap Baharuddin.

Dia berharap, masyarakat dapat ikut bergotong royong turut membantu Yulang untuk merenovasi rumahnya.

“Ini adalah lahan amal bagi yang lain. Dana ZIS yang di berikan ini merupakan kumpulan dana banyak orang yang di setor ke baznas Enrekang dan seterusnya di salurkan ke pada orang yang berhak seperti ibu Yulang ini,” katanya.

Mereka yang rutin membayar zakat tiap bulan adalah para PNS, kemudian baznas Enrekang mengelolanya secara profesional berdasarkan aturan syariat dan hukum positif.

“Bantuan yang diberikan memang tak cukup untuk bangunkan full satu rumah, bantuan ini sebagai stimulan saja, diharap pihak keluarga dan masyarakat juga aktif membantunya,” ujarnya.

Terpisah, Hamdan sebagai pengurus UPZ maiwa melaporkan bahwa sesuai rencana akan di kerjasamakan dengan camat, lurah, ABRI dan dan polisi.

“Jauh hari sebelumnya sudah kami koordinasi dengan pihak terkait. Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melakukan pembongkaran dan selanjutnya kita kerjakan pembuatan rumahnya sampai selesai dan siap di tempati,” ujar Hamdan

Sementara Nenek Yulang, mengaku sangat terharu dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Saya tinggal disini ada dua orang, dan sudah lama ingin perbaiki rumah ini tapi tak ada dana. Saya berterima kasih atas bantuannya pak Bupati dan pemerintah,” tutur Nenek Yulang. (*)

Reporter : Armin

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News