toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Rabu, 21 Januari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Internasional

Hari Hijab Internasional, Aktivis: Tidak Menghentikan Pelecehan terhadap Muslimah

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
07:40, 06 Februari 2025
di Internasional
Waktu Baca: 2 menit
Hari Hijab Internasional, Aktivis: Tidak Menghentikan Pelecehan terhadap Muslimah

Foto: Muslimahnews.net

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Tanggal 1 Februari diperingati sebagai Hari Hijab Internasional untuk menunjukkan solidaritas kepada muslimah, menentang kefanatikan, diskriminasi, dan islamofobia.

Di sisi lain, menurut situs NEA Today (22-1-2025), masih terjadi peningkatan laporan pelecehan dan kekerasan terhadap siswi muslim yang identitasnya terlihat.

“Di antara siswa muslimah sekolah menengah pertama dan atas, 47% melaporkan merasa tidak aman, tidak diterima, atau tidak nyaman di sekolah karena identitas mereka. Satu dari empat mengatakan mereka pernah mendengar seorang guru atau orang dewasa lain di sekolah membuat komentar yang menyinggung atau bertindak dengan cara yang menyinggung kaum muslim. Bagi siswa yang mengenakan hijab, hal itu sangat mengancam. Sekitar sepertiga mengatakan hijab mereka telah ditarik atau disentuh secara ofensif,” tulisnya dikutip dari Muslimahnews.net.

Aktivis muslimah Imrana Muhammad menyatakan, Hari Hijab Sedunia ini memang tidak menghentikan pelecehan terhadap muslimah, juga tidak menentang atau mengecam negara-negara yang mengkriminalisasi muslimah karena mengenakan hijab.

Bahkan, jelasnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Rabu (29/1/2025), negara-negara tersebut tetap didukung dan dilabeli sebagai contoh progresif, termasuk ketika terjadi pelecehan terhadap muslimah karena memilih mengenakan hijab di depan umum.

Baca Juga

Tak Ada Konten Tersedia

Ia mengungkapkan, meningkatnya kekerasan dan bahaya yang dihadapi muslimah di seluruh dunia bukanlah suatu kebetulan. “Itu adalah masalah atau rencana dari mereka yang ingin mengejek Islam dan menjadikan cara hidup yang korup sebagai hal yang wajar. Bahkan, terjadi perang global yang menyebabkan jutaan muslimah dibunuh, juga kejahatan serius yang menimpa kesehatan dan kesejahteraan para muslimah,” urainya.

Ia pun menegaskan, Hari Hijab Sedunia tidak memberikan dampak apa pun terhadap para muslimah yang anak-anaknya diculik oleh lembaga-lembaga dengan alasan mengekspresikan nilai Islam “terlalu banyak”.

“Kenyataannya, gerakan simbolis semacam itu menjadi kedok untuk menutupi agenda yang sebenarnya. Gerakan ini [justru] memungkinkan kaum muslim yang teralihkan [oleh agenda tersebut] untuk merayakan nilai-nilai liberal yang merupakan sumber masalah. Gerakan ini menciptakan rasa nyaman dan dukungan palsu bahwa kita memiliki semacam “kepemimpinan Islam”,” paparnya.

 

Oleh karena itu, jelasnya, kaum muslim tidak boleh menerima ukuran-ukuran hukum Islam yang salah. “Al-Quran dan Sunah harus menjadi satu-satunya rujukan kita untuk metode penyelesaian masalah apa pun,” ucapnya.

Kemudian, sambungnya, bagi umat Islam yang mengikuti jalan Nabi Saw tanpa penyimpangan atau westernisasi, Khilafah harus menjadi satu-satunya gagasan karena dapat melindungi kehidupan dan kehormatan para muslimah.

“Umar bin Khaththab adalah salah satu inovator besar dalam sistem peradilan Islam. Ia menjadikan keamanan dan perlindungan hak asasi manusia itu tidak tergoyahkan. Sampai-sampai, hingga saat ini, negara-negara Barat banyak meniru gaya pemerintahan Umar ra.,” ungkapnya.

Bahkan, jelasnya, Allah Swt. memuji perlindungan terhadap kehidupan dan martabat manusia melebihi segala sesuatu di dunia seperti firman-Nya dalam QS Al-Maidah: 32, “Oleh karena itu, Kami menetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa siapa yang membunuh seseorang bukan karena (orang yang dibunuh itu) telah membunuh orang lain atau karena telah berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan ia telah membunuh semua manusia. Sebaliknya, siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, ia seakan-akan telah memelihara kehidupan semua manusia,” pungkasnya. (*)

Sumber: Muslimahnews.net

Terkait: Hari Hijab Internasional

BERITA TERKAIT

Tak Ada Konten Tersedia
Selanjutnya
Resmi Ditetapkan Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, TSM-MO: Mari Bersama Membangun Parepare Jauh Lebih Baik

Resmi Ditetapkan Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, TSM-MO: Mari Bersama Membangun Parepare Jauh Lebih Baik

Berita Terbaru

Jembatan Rusak di Mattiro Sompe, Bupati Pinrang Minta OPD Bergerak Cepat

Jembatan Rusak di Mattiro Sompe, Bupati Pinrang Minta OPD Bergerak Cepat

21 Januari 2026
Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Kelola Gedung Eks CU

Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Kelola Gedung Eks CU

21 Januari 2026
Mattiro Sompe Juara Umum MTQ ke-34 Pinrang, Ungguli Tuan Rumah

Mattiro Sompe Juara Umum MTQ ke-34 Pinrang, Ungguli Tuan Rumah

21 Januari 2026
Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Wali Kota Parepare Apresiasi Dedikasi Jajaran Imigrasi

Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Wali Kota Parepare Apresiasi Dedikasi Jajaran Imigrasi

21 Januari 2026
Atlet Sidrap Juarai Pickleball Kuliner Open Tournament di Wajo

Atlet Sidrap Juarai Pickleball Kuliner Open Tournament di Wajo

21 Januari 2026
Rakernas Apkasi Ditutup, Bupati Sidrap Komitmen Dukung Agenda Nasional

Rakernas Apkasi Ditutup, Bupati Sidrap Komitmen Dukung Agenda Nasional

21 Januari 2026
Bupati Sidrap Hadiri Raker Bersama Kepala Daerah se Indonesia di Batam

Bupati Sidrap Hadiri Raker Bersama Kepala Daerah se Indonesia di Batam

20 Januari 2026
Bongkar Sindikat Love Scamming di Tangerang, Imigrasi Amankan 27 WNA

Bongkar Sindikat Love Scamming di Tangerang, Imigrasi Amankan 27 WNA

19 Januari 2026
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Parepare Bakal Fokus Kesejahteraan Rakyat

Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Parepare Bakal Fokus Kesejahteraan Rakyat

19 Januari 2026
PD IPIM Dilantik, Wali Kota Ungkap Ingin Jadi Pejabat di Parepare Harus Bisa Mengaji

PD IPIM Dilantik, Wali Kota Ungkap Ingin Jadi Pejabat di Parepare Harus Bisa Mengaji

17 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.