• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Gempabumi Guncang Bandung Raya, Beberapa Bangunan Rusak

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
18 September 2024
di Peristiwa

BANDUNG, PIJARNEWS. COM- Wilayah Bandung Raya diguncang gempabumi berkekuatan magnitudo 5.0 pada Rabu, (18/9/2024),pukul 09.41 WIB. Guncangan yang dirasakan cukup kuat selama 3-5 detik ini membuat sebagian besar masyarakat panik.

Gempabumi berpusat di koordinat 7.19 LS dan 107.67 BT ini berdampak pada kerusakan sejumlah bangunan di Pangalengan dan Kertasari, Kabupaten Bandung. Laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyebutkan bahwa beberapa rumah mengalami kerusakan pada dinding, langit-langit, pagar, dan bagian lainnya, dengan kondisi rusak ringan hingga berat.

Selain itu, beberapa fasilitas umum, termasuk fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan kantor polisi juga mengalami kerusakan di wilayah Kabupaten Bandung.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jawa Barat, bersama BPBD Kabupaten Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Barat, serta lintas instansi lainnya, telah berada di lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat dan monitoring. Hingga saat ini, belum ada laporan signifikan mengenai jatuhnya korban jiwa. Informasi lebih lanjut akan dilaporkan secara berkala.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempabumi ini merupakan gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer dan berada di darat, sehingga tidak menimbulkan tsunami. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki pergerakan geser turun, atau dikenal dengan istilah _oblique normal.

Berita Terkait

Sekda Sidrap Sidak Kantor BPBD, Tekankan Kedisiplinan

Sekda Jufri Rahman Terima BMKG Pusat, Bahas Kondisi Cuaca Jelang Arus Mudik Lebaran

Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga 13 Februari, Ratusan Warga Makassar Kini Mengungsi Akibat Banjir

Bone Diguncang Gempa M 4,1, Dirasakan hingga Soppeng

Guncangan gempabumi ini dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kota Cimahi, dan daerah sekitarnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi gempabumi susulan masih dapat terjadi dengan magnitudo 2-2.4. Selain itu, masyarakat disarankan untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya dan memperbarui informasi kebencanaan melalui sumber resmi.

Sebagai antisipasi terhadap gempabumi susulan, masyarakat dapat membuat alat peringatan dini sederhana dengan menyusun kaleng bekas secara vertikal yang diisi batu kecil. Jika terjadi gempabumi, susunan kaleng tersebut akan jatuh dan menghasilkan bunyi sebagai tanda peringatan. Gempabumi bukanlah penyebab utama jatuhnya korban jiwa, melainkan runtuhnya bangunan yang tidak cukup kuat menahan guncangan.

Terkait: BandungBMKGBPBDGempa Bumi

TerkaitBerita

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan