Gaji ASN Dobel, Ini Penyebabnya

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Bank Pembanguan Daerah (BPD) atau dikenal Bank Sulselbar Cabang Parepare beberkan penyebab gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Parepare dobel.

Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Parepare, Dhamis M Hamid, mengaku, hal itu terjadi karena pada proses pengiriman tetiba jaringan eror atau mengalami gangguan.

“Waktu pengiriman itu, entah bagaimana jaringan tiba-tiba eror. Akibatnya tersubmit dua kali,” jelas Dhamis kepada PIJARNEWS.COM, saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (13/8/2020) lalu.

Kondisi itu, kata Dhamis, di luar kendali manusia. Ia mengibaratkan, kejadian itu seperti pada saat menarik uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang mengalami gangguan jaringan. Saldo kita berkurang, tetapi uang tidak keluar.

“Kondisinya mirip-mirip seperti itu. Tapi kalau di ATM itu, uang kita akan otomatis masuk kembali ke saldo. Ini (tersubmit dua kali, red) beda, karena sudah masuk ke rekening pegawai,” ujarnya.

Masalah itu, kata dia, sudah dikomunikasikan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare.

“Alhamdulillah, sudah selesai urusan ini. Semua ASN yang terkirim dua kali itu, sudah mengembalikan dana terkirim dobel. Ini berkat koordinasi yang baik dengan kadis dan bendahara,” katanya.

PLT Kadisdikbud Kota Parepare, Arifuddin Idris membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan ada 30-an ASN lingkup Disdikbud Kota Parepare yang mendapatkan gaji dobel.

“Alhamdulillah, kita sudah jelaskan ke ASN itu agar mengembalikan dan semua bisa memahami,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial, isu pemotongan tunjangan ASN Pemkot Parepare. Utamanya, ASN dilingkup Disdikbud Parepare. PLT Kadisdikbud, Arifuddin Idris membantah isu tersebut.

Menurutnya, kondisi itu bukan pemotongan tunjangan, tetapi pengembalian dana berlebih yang masuk ke rekening akibat eror sistem. (*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News