toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Rabu, 4 Maret, 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
No Result
View All Result
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
No Result
View All Result

Fraksi Hanura-Nasdem: Pembangunan Fisik di Parepare Tidak Berdampak Signifikan pada Kesejahteraan Warga

Alfiansyah Anwar by Alfiansyah Anwar
07:44, 02 Mei 2017
in Politik, Sulselbar
Reading Time: 1 min read

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Fraksi Hannas (Hanura-Nasdem) di DPRD Parepare turut menyayangkan kondisi fiskal keuangan Pemkot Parepare, yang terlilit utang Rp110 miliar. Sedari awal, fraksi ini sudah menolak pembangunan fisik jor-joran yang terus dilakukan Pemkot, tanpa pertimbangan anggaran yang matang.

“Hampir semua pekerjaan proyek besar terjadi keterlambatan penyelesaian. Buktinya masih adanya proyek belum dibayar sampai sekarang,” kritik anggota DPRD dari Nasdem, Heri Ahmadi.

Apalagi selama ini, pembangunan di Parepare tidak berdampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan warga. Buktinya, data BPS terakhir justru menunjukkan bertambahnya jumlah warga miskin.

“Kita harus akui bahwa pembangunan luar biasa. Tetapi ternyata tidak diimbangi peningkatan kesejahteraan. Ini karena, yang kerjakan proyek itu kebanyakan pekerja atau buruh dari luar Parepare. Sehingga warga kita tetap menganggur. Akhirnya kemiskinan tetap tinggi. Kontraktor lokal juga hanya jadi penonton didaerah sendiri,” kritik Heri.

Sebaiknya, Pemkot fokus pada program-program yang secara konstan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. “Kami sampaikan kritik ini bukan karena kebencian, tetapi Fraksi Hannas menjalankan salah satu tugas DPRD yaitu pengawasan,” tandasnya.

Baca Juga

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Tim PKK Parepare Berbagi Takjil, Khatam Qur’an hingga Tarawih Bersama

Sebelumnya, Banggar DPRD membeberkan jumlah utang yang melilit Pemkot sebesar Rp110 miliar. Terakhir kali Pemkot berutang, adalah saat 2009 lalu yang ‘hanya’ Rp90 miliar. Hal ini mengejutkan banyak kalangan, dan memicu pertanyaan warga mengenai kinerja perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemkot.(ris)

Tags: HanuraNasdemParepare
Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/pijar/web/pijarnews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/pijar/web/pijarnews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 112

Ada Lubang Peninggalan Jepang di Pekarangan Rumah Warga Pinrang

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.