toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Selasa, 9 Desember, 2025
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Internasional

Dua Dosen IAIN Parepare Lakukan Riset di Malaysia, Begini Materi Penelitiannya

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
22:54, 29 Agustus 2019
di Internasional, Pendidikan
Waktu Baca: 3 menit
Dua Dosen IAIN Parepare Lakukan Riset di Malaysia, Begini Materi Penelitiannya

Dua dosen IAIN Parepare yakni Dr Ali Halidin (pakai kacamata) dan Dr Abd Rahman Ambo Masse yang melakukan penelitian di Malaysia.

MALAYSIA, PIJARNEWS.COM — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Dr Ahmad Sultra Rustan, M.Si menugaskan dua dosen bergelar doktor melakukan penelitian Internasional. Dua dosen tersebut yakni
Dr Ali Halidin M.Pd.I dan Dr Abd Rahman Ambo Masse, M.Ag. Keduanya ditugaskan melakukan riset berskala
kolaboratif Internasional ke Universitas Science and Islam Malaysia (USIM).

Rencananya, kedua peneliti ini akan tinggal selama sepekan di Malaysia. Tujuannya untuk mencari data
dan materi penelitian. Mulai dari beberapa pakar di USIM hingga ke Tabung Haji Malaysia di Kota Kuala
Lumpur.

Sebelumnya, kedua peneliti ini telah melakukan searching beberapa materi dan data di Jakarta. Mulai
dari Biro pelaksana teknis haji di Kementerian Agama RI sampai kepada para anggota Badan Pengelolaan
Keuangan Haji (BPKH) dan dewan pengawasnya. Termasuk mewawancarai beberapa pakar, seperti Dr Masudi
Syu’uddan dan Dr Rahmat sebagai anggota yang membidangi perencanaan investasi dana keuangan haji di
BPKH.

Penelitian ini akan berlangsung selama setahun, terhitung mulai dilaksanakan sekitar awal bulan April
dan berakhir di bulan November. Penelitian Internasional Research Collaboration ini akan mengkaji
secara detail pengelolaan investasi dana haji antara Indonesia yang dikelola oleh BPKH dan tabung haji
Malaysia.

Honest Card

Penelitian ini sepenuhnya murni bantuan penelitian hibah kompetitif dari MORA-Diktis Kemenag RI alokasi
tahun 2019. Para peneliti ini akan kembali pada bulan Oktober tahun 2019 inidan akan melaksanakan
expose hasil penelitian bersamaan dengan penyelenggaraan AICIS di Jakarta.

Baca Juga

Lapor Pak Wali dan Semangat Baru Pelayanan Publik di Parepare

Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

Salah seorang peneliti, Ali Halidin mengatakan, masalah investasi haji merupakan masalah yang sangat
urgen untuk diketahui publik, karena berkaitan dengan dana jamaah calon haji yang masih sebagai daftar
tunggu.

“Di Indonesia ini cukup beralasan mengingat pembiayaan jamaah haji sebelumnya memakai sistim
Ponzi (mengambil) dana tabungan haji daftar tunggu dua tahun terakhir untuk pembiayaan jamaah haji pada
tahun awal yang sudah terlebih dulu jauh-jauh hari mendaftar. Berbeda dengan tabungan haji Malaysia
yang sudah berhasil dan sukses memanfaatkan dana haji berupa setoran awal untuk diinvestasikan ke
sektor-sektor bisnis syariah, sehingga pemanfaatannya kembali kepada umat yang menjadi calon jamaah
haji, sehingga biaya haji bisa lebih murah di Malaysia, termasuk untuk membangun fasilitas ibadah,
bangunan pendidikan dan sarana publik lainnya,” ungkap Ali Halidin dalam rilisnya kepada PIJARNEWS,
Kamis 29 Agustus 2019.

Di Indonesia, lanjut Ali, BPKH adalah badan yang dibentuk dan pengurusnya dilantik langsung oleh
presiden, sehingga pertanggungjawabanya sekelas menteri. “BPKH setelah dibentuk 2 tahun lalu memang
memiliki tanggungjawab yang berat dikarenakan harus mengelola dana haji sebesar Rp115 triliun yang
masih tersimpan di bank-bank nasional. Uang tersebut untuk digunakan sebagai modal investasi yang
bersifat syariah yang peruntukanya nanti, seluruh profit dan laba pemanfaatnya untuk mengurangi biaya
haji agar menjadi lebih murah,” ujar Ali.

Karena jika dihitung pengeluaran antara real cost dan income fun, sambung Ali, biaya haji Indonesia
yang sebesar Rp35 juta, wajib dibayar bagi setiap calon jamaah haji, yang ternyata dalam pelaksanaan
dan belanja pelaksanaan haji Indonesia, mulai dari embarkasi sampai keharamain dan kembali lagi ke
embarkasi, membutuhkan dana Rp75 juta bagi setiap jamaah haji Indonesia.

“Jika dana haji dalam daftar tunggu tersebut tidak dikelola dengan baik dalam investasi haji seperti yang dilaksanakan oleh tabung haji Malaysia yang sudah menganut open access manajemen, maka suatu saat nanti akan menjadi masalah besar bagi calon jamaah haji Indonesia yang jumlahnya tiap tahun makin bertambah,” kata Ali.

Sampai saat ini, tutur Ali, BPKH sudah banyak melakukan investasi modal misalnya penjualan SBSN dan
Sukuk, juga banyak memberikan bantuan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dan perguruan tinggi
Islam dan swasta, namun syarat yang diberikan oleh dewan pengawas BPKH bisa menggunakan dana setoran
haji daftar tunggunya pada 2 tahun awal, yang jumlahnya sekitar Rp3,7 triliun.

“Sedikit memang, namun akan terus ditingkatkan untuk selanjutnya dan akan menjadi harapan yang lebih baik, yang mampu memberikan kemudahan nantinya bagi calon jamaah haji Indonesia,” tutup Ali. (*)

Terkait: Diktis KemenagIAIN ParepareKementerian AgamaPenelitian Dana Haji

BERITA TERKAIT

Lapor Pak Wali dan Semangat Baru Pelayanan Publik di Parepare

Lapor Pak Wali dan Semangat Baru Pelayanan Publik di Parepare

4 Desember 2025
Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

10 November 2025
Rektor IAIN Parepare Audiensi dengan Ketua DPRD dan Wali Kota, Tasming Hamid Komitmen Beri Dukungan

Rektor IAIN Parepare Audiensi dengan Ketua DPRD dan Wali Kota, Tasming Hamid Komitmen Beri Dukungan

3 November 2025
Wamen Sebut Literasi Jadi Tantangan Haji dan Umroh, Jurnalistik Islam IAIN Parepare Punya Peran Penting

Wamen Sebut Literasi Jadi Tantangan Haji dan Umroh, Jurnalistik Islam IAIN Parepare Punya Peran Penting

3 November 2025
Dua Cahaya Keilmuan dari Fakshi IAIN Parepare

Dua Cahaya Keilmuan dari Fakshi IAIN Parepare

23 Oktober 2025
Mahasiswa IAIN Parepare Dominasi Juara Ajang Duta Baca Kota Parepare 2025

Mahasiswa IAIN Parepare Dominasi Juara Ajang Duta Baca Kota Parepare 2025

22 Oktober 2025
Selanjutnya
IAIN Parepare Sends Two Doctors, Conducting International Collaborative Research in University Science & Islam Malaysia

IAIN Parepare Sends Two Doctors, Conducting International Collaborative Research in University Science & Islam Malaysia

Berita Terbaru

Ribuan Santri Saksikan Kemegahan Grand Final Debat Ilmiah Keislaman Santri Al-Risalah Batetangnga

Ribuan Santri Saksikan Kemegahan Grand Final Debat Ilmiah Keislaman Santri Al-Risalah Batetangnga

8 Desember 2025
Satu Layar, Sejuta Latar: AERAS Hidupkan Ruang Seni Budaya di SMA 5 Parepare

Satu Layar, Sejuta Latar: AERAS Hidupkan Ruang Seni Budaya di SMA 5 Parepare

7 Desember 2025
Edukasi Sejarah dan Religi, Sekretaris UMPAR Ucapkan Milad Muhammadiyah di Makam KH Ahmad Dahlan

Edukasi Sejarah dan Religi, Sekretaris UMPAR Ucapkan Milad Muhammadiyah di Makam KH Ahmad Dahlan

5 Desember 2025
Bencana Ini Tak Datang Sendiri

Bencana Ini Tak Datang Sendiri

5 Desember 2025
Lapor Pak Wali dan Semangat Baru Pelayanan Publik di Parepare

Lapor Pak Wali dan Semangat Baru Pelayanan Publik di Parepare

4 Desember 2025
Bagian Program Bimbingan Karier, Siswa Kelas 12 SMA Bosowa School Makassar  Internship Program

Bagian Program Bimbingan Karier, Siswa Kelas 12 SMA Bosowa School Makassar Internship Program

3 Desember 2025
Magang di Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bawa Pulang Ilmu Berharga dan Uang Saku 40 Juta

Magang di Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bawa Pulang Ilmu Berharga dan Uang Saku 40 Juta

3 Desember 2025
Disaksikan Kasatgas KPK, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi APIP dan APH Cegah Korupsi

Disaksikan Kasatgas KPK, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi APIP dan APH Cegah Korupsi

2 Desember 2025
RT/RW dalam Pusaran Klientelisme

RT/RW dalam Pusaran Klientelisme

2 Desember 2025
Ketika Pemberdayaan Berubah Arah: Antara UMKM dan Krisis Identitas Perempuan Muslimah

Ketika Pemberdayaan Berubah Arah: Antara UMKM dan Krisis Identitas Perempuan Muslimah

2 Desember 2025

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.