Disiplin Protokol Kesehatan 3M Adalah Kunci

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Dalam kesempatan tersebut, Doni mengatakan bahwa kunci utama mencegah penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 hanya dengan disiplin protokol kesehatan 3M, itu dijelaskan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam keterangannya pada acara “Outlook 2021: Wajah Indonesia Setelah Pandemi” yang disiarkan melalui media daring di Jakarta, Kamis (24/12/2020).

Dia yakin apabila hal itu dapat diterapkan dengan baik, maka penularan dapat dicegah dan angka kasus dapat diturunkan.

“Kalau kita sungguh-sungguh ingin mengurangi kasus ya kuncinya cuma satu. Disiplin. Tidak ada yang lain. Disiplin patuh kepada protokol kesehatan,” tegas Doni.

Adapun disiplin protokol kesehatan 3M menjadi penting, sebab cara penularan COVID-19 adalah melalui aeorosol yang kemudian masuk melalui hidung dan mulut manusia. Apabila seseorang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak, maka berpotensi tertular dan menulari orang lain.

“Cara menularnya lewat aerosol. Artinya ketika orang tidak menggunakan masker tidak menjaga jarak maka proses transmisinya akan sangat cepat,” ungkap Doni.

Lebih lanjut menurut Doni, seseorang yang sudah disiplin pun tidak menjamin kemudian tidak terpapar COVID-19 apabila yang bersangkutan tetap membiarkan orang-orang di sekitarnya abai terhadap protokol kesehatan.

Sehingga dalam hal ini, kunci memutus penularan COVID-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan yang dilakukan secara bersama-sama.

“Seorang yang disiplin tidak menjamin dia tidak terpapar COVID-19 kalau dia tidak bisa mengajak orang di sekitarnya pun untuk disiplin,” jelas Doni.

“Tidak bisa sendirian. Harus bersama-sama. Tantangannya ke depan, bagaimana kita secara kolektif bisa mengajak seluruh orang yang ada di sekitar kita patuh kepada protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sebagaimana menurut arahan Presiden Joko Widodo bahwa meskipun vaksin COVID-19 sudah ada, namun protokol kesehatan 3M adalah hal mutlak yang tetap harus dilakukan. Sebab, vaksin bukan jaminan seseorang dapat terbebas dari COVID-19.

“Tidak ada jaminan setelah vaksin diberikan pun kita akan terbebas kalau kita tidak disiplin,” tutup Doni.(rls/Agus Salim)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News