PINRANG, PIJARNEWS.COM – Tim SAR gabungan melakukan aksi evakuasi dramatis terhadap seorang pekerja bangunan bernama Basri di Amassangang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Korban dievakuasi setelah tersengat aliran listrik saat tengah bekerja di lantai dua sebuah rumah.
Proses evakuasi yang berlangsung di tengah pemukiman warga ini melibatkan personel dari Damkar, BPBD, hingga SAR Pinrang. Korban dievakuasi dari ketinggian menggunakan mobil pemadam kebakaran.
“Korban dievakuasi menggunakan mobil pemadam kebakaran. Korban dibopong dengan cara ditandu, kemudian tubuhnya diikat di tandu agar tidak terguncang saat di perjalanan,” ujar Ketua SAR Pinrang, Budiman, Rabu (28/1/2026).
Aksi penyelamatan ini sempat menjadi tontonan warga sekitar yang memadati lokasi kejadian di Amassangang, tepatnya di area sebelum Kodim Pinrang.
Budiman menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Saat itu, korban tengah mengerjakan proyek rumah batu berlantai dua. Diduga, korban tidak sengaja menyentuh kabel listrik yang melintang di dekat area kerja.
“Dia kerja bangunan rumah dua lantai di lantai dua. Dia tidak sengaja mungkin menyentuh kabel yang ada saat bekerja, akhirnya dikontak listrik (tersetrum),” jelas Budiman, yang juga petugas BPBD Pinrang ini.
Akibat sengatan listrik tersebut, Basri mengalami luka bakar serius di bagian tubuhnya. Tim medis langsung melarikan korban ke RSUD Lasinrang untuk mendapatkan penanganan darurat.
“Korban mengalami luka bakar di kedua tangannya. Kondisi yang paling parah ada pada tangan kirinya,” tambah Budiman.
Saat ini korban sudah berada dalam penanganan tim medis rumah sakit. Petugas mengimbau para pekerja bangunan untuk lebih waspada terhadap instalasi kabel listrik saat bekerja di ketinggian atau lantai dua bangunan.
Reporter: Faizal Lupphy















