Daging Anjing, Kucing hingga Ular Piton, Kuliner Ekstrem Favorit Warga Minahasa

Anjing dalam gerobak setelah disembelih dan siap dibakar di Pasar Tomohon Minahasa. Bagian lain, anjing bakar siap dijajakan. 

MINAHASA, PIJARNEWS.COM–Anda pencinta makanan ekstrem? Cobalah sesekali berkunjung ke Tomohon, Minahasa, Sulawesi Utara. Di sana, ada pasar yang terkenal sampai mancanegara sebagai pasar yang menyajikan berbagai kuliner ekstrem.

Pasar itu bernama Beriman Tomohon. Pasar Beriman Tomohon disebut-sebut juga sebagai surga kuliner ekstrem. Bagaimana tidak? Di sana tersedia berbagai aneka daging hewan yang tak lazim dikonsumsi, dari anjing, kucing, kelelawar, tikus, biawak, monyet, sampai ular piton.

Hal itu lantaran penduduk Minahasa yang dikenal sebagai pemakan beragam daging hewan. Survei Indiyah Wahyuni, dosen Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi pada 2005 lalu menemukan, daging hewan yang paling disukai orang Minahasa adalah tikus dan babi. Daging ayam dan sapi ada di urutan paling belakang.

Berbagai daging hewan yang dijual, ada yang masih hidup, tapi ada juga yang disajikan dalam keadaan sudah tak bernyawa. Daging yang dibeli biasanya akan dibuat berbagai olahan di rumah maupun di berbagai rumah makan.

Dilansir dari liputan6.com, Minggu, 28 Juli 2019, berikut enam makanan ekstrem yang dijual di Pasar Beriman Tomohon beserta olahan masakannya:

*Anjing

Di Minahasa, olahan daging anjing dikenal dengan sebutan RW, singkatan dari Rintek Wuuk (bulu halus). Daging anjing dimasak dengan bumbu khas Minahasa, dapat juga dimasak dengan cabai, jahe, serai, kunyit, bawang merah, daun jeruk dan bumbu lainnya.

*Kucing

Selain anjing, di Pasar Beriman Tomohon banyak menyajikan daging kucing. Biasanya daging kucing dimasak seperti halnya daging anjing, yakni dengan beragam bumbu RW.

*Piton
Daging Piton lebih sering dimasak rica-rica, yakni rasa pedas. Adapun bumbu-bumbunya antara lain cabe rawit, langkuas, minyak kelapa, bawang diiris-iris, daun jeruk, kemangi, dan serai.

*Tikus

Lebih dikenal sebagai kawok, tikus merupakan makanan yang cukup digemari masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Namun, tidak semua tikus dapat diolah menjadi masakan yang memanjakan lidah.

Tikus yang diolah menjadi masakan adalah tikus yang ditangkap dari hutan yang mempunyai ekor berwarna putih. Kawok umumnya dijual di pasar tradisional dan semuanya sudah dibakar (gosong dan kering), kecuali untuk bagian ekor.

Pedagang sengaja menyisakan bagian itu karena merupakan salah satu cara pedagang untuk meyakinkan pembeli bahwa itu bukan tikus rumah. Agar lebih lezat, tikus biasanya dimasak dengan daun leilem.

*Kelelawar

Di Sulawesi Utara, terdapat satu makanan yang sedikit menyeramkan ketika kita menyantapnya. Paniki namanya. Makanan ini menggunakan daging kelelawar sebagai bahan utamanya. Pasar Beriman Tomohon banyak menyediakan kelelawar yang disajikan dalam bentuk sudah dibakar.

*Biawak

Di hari-hari tertentu, Pasar Beriman Tomohon lengkap menyajikan daging dari berbagai hewan yang ada di hutan Sulawesi, termasuk biawak. Biawak ini biasanya dijadikan olahan makanan dengan bumbu khas Minahasa.

Bagaimana menurut Anda? (*)

Sumber: liputan6.com
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda