Cegah Corona, Maklumat Rektor IAIN Parepare; Kuliah Online dan Tunda Wisuda

Gedung Rektorat
Gedung Rektorat Baru IAIN Parepare di Jalan HM Arsyad, Soreang, Kota Parepare. Gambar diabadikan pekan lalu. --alfiansyah anwar/pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM— Rektor IAIN Parepare, Dr Ahmad Sultra Rustan menerbitkan maklumat atau pemberitahuan terkait Corona Virus Disease-19 (COVID-19), Senin (16/03/2020).

Maklumat tersebut dikeluarkan untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Bogor, 15 Maret 2020. Selain itu, surat Menteri Kesehatan RI, surat edaran Menteri Agama RI tentang pencegahan penyebaran virus Corona.

Selain itu ada pula surat edaran Sekjen Kementerian Agama tentang kewaspadaan dini, kesiagaan, serta tindakan antisipasi pencegahan infeksi COVID-19 di lingkungan Kementerian Agama tanggal 4 Maret 2020. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran peneumonia di lingkungan Madrasah, Pondok Pesantren dan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. Hal tersebut juga sejalan dengan surat edaran Dirjen Pendis, 16 Maret 2020 tentang upaya pencegahan virus Corona.

Ahmad S Rustan
Ahmad Sultra Rustan, Rektor IAIN Parepare.

Usai rapat Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Senin (16/3/2020), maklumat diterbitkan guna menanggapi surat edaran dan sebagai langkah dukungan terhadap pencegahan penyebaran virus Corona.

Dalam maklumat tersebut, Rektor IAIN Parepare Ahmad Sultra Rustan mengimbau agar seluruh civitas IAIN Parepare diharap tenang dan tidak panik. Selain itu Ahmad juga mengimbau agar sivitas akademik mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan.

Maklumat IAIN Parepare
Maklumat IAIN Parepare.

“Mulai 16 Maret 2020, perkuliahan dengan tatap muka ditiadakan sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Untuk sementara perkuliahan diganti sistem daring atau online dengan memanfaatkan fasilitas e-learning yang tersedia di IAIN Parepare atau menggunakan aplikasi lainnya,” tulis Ahmad S Rustan dalam surat maklumatnya.

Maklumat
Maklumat Rektor IAIN Parepare.

Tidak hanya itu, lanjut Ahmad, kegiatan wisuda yang rencananya dilaksanakan Sabtu, 21 Maret 2020 juga ditunda hingga ada pemberitahuan lanjutan.

Hal ini dilakukan, kata Ahmad, sesuai surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam yang salah satu isinya pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melakukan penundaan segala bentuk kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang seperti wisuda. (hyn)

Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News