PINRANG, PIJARNEWS.COM— Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, meninjau langsung dua lokasi yang direncanakan menjadi rintisan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pinrang, Rabu (18/2).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Dua titik yang dikunjungi yakni gedung milik UPT SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lasinrang Pinrang serta SDN 23 Sarempo di Kelurahan Siparappe.
Di lokasi, Irwan mengecek kondisi ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga lingkungan sekitar gedung. Ia ingin memastikan bangunan yang akan digunakan benar-benar layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
Menurut Irwan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan layanan lebih inklusif dan terjangkau.
“Sekolah Rakyat ini kita harapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih mudah dan merata. Karena pendidikan adalah fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemanfaatan gedung yang ada saat ini bersifat sementara. Pemerintah daerah tetap menyiapkan pembangunan gedung dan fasilitas Sekolah Rakyat yang lebih representatif.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pembelajaran bisa segera berjalan tanpa harus menunggu pembangunan fisik rampung.
Irwan berharap rintisan Sekolah Rakyat ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan.
“Harapan kita, anak-anak Pinrang mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses belajar mereka. Karena investasi terbaik adalah investasi di bidang pendidikan,” tutupnya.















