Bukan Cuma PMII, Ini Daftar Organisasi Yang Tidak Diundang di HUT Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Ternyata bukan hanya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang tidak diundang ke acara HUT ke-57 Kota Parepare. Sejumlah ormas dan OKP lainnya juga tidak mendapatkan undangan sebagaimana pada pemerintahan sebelumnya.

Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), yang diketuai Nurtiaty Syam (putri mantan Walikota Parepare Sjamsu Alam) mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak memperoleh undangan. Aktivis dari ormas yang dikenal kritis itu memang tidak nampak pada peringatan HUT kemarin. Informasi yang dihimpun, Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga tidak diundang.

Pengurus Himaprodi PGSD Parepare, yang sudah eksis sejak September 1991 juga tidak memperoleh undangan. Bersama PMII dan HMI Komisiariat PGSD, Himaprodi juga kerap turun aksi pada beberapa masalah kota. Seperti pada insiden mayat diangkut motor, dan toilet mewah miliaran.

“Setahu saya tidak ada (undangan, red). Padahal pada masa-masa pak ZK kita selalu diundang. Tentu kecewa, seakan-akan kota ini miliki satu orang saja,” kritik pengurus demisioner Himaprodi, Faisal Rasyid.

Sebelumnya, Ketua PMII Parepare Nurham Sadiq menyebut, PMII selama ini memang aktif mengawal kebijakan-kebijakan pemkot. Namun dia tidak tau persis mengappa tidak diundang. Nurham menegaskan, tidak diundangnya mereka justru mempertebal tekad PMII dalam mengawal kebijakan pemerintah.

“Tidak diundangnya kami sebagaimana OKP lain, bukan berarti kami merasa terkucil. Kami tetap bagian dari Parepare. Justru kami bangga mampu konsisten dalam pergerakan,” tegas Nurham.

* Tanggapan Netizen

Tidak diundangnya sejumlah lembaga, ormas dan OKP yang dikenal kritis, memunculkan tanda tanya dari warga. Khususnya netizen di Parepare. Berikut kutipan beberapa diantaranya;

“Sengaja lupa, diperintahkan atau memang tidak mau diundang?”

“pilihki saja yang mana kita suka karena ormas kami juga tidak diundang”

“Tunggu undangan kalau mau Pilkada atau kampaye”

“Sudah luntur silaturrahmi pada lembaga pada Hut Parepare,”

“Kalau tidak suka jangan dipilih lagi. Kata Gusdur gitu aja kok repot. heheheh”. (tim)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda