PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar acara buka puasa bersama dan doa untuk negeri di halaman Masjid Nurul Askar, Kota Parepare, Ahad (1/3/2026). Dalam kegiatan ini, sebanyak 200 anak yatim dari berbagai panti asuhan hadir dan menerima paket Ramadan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Komisaris Besar Muh. Ridwan. Turut hadir jajaran Forkopimda, di antaranya Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Wakil Wali Kota Hermanto, serta perwakilan dari Pengadilan Negeri dan Kejaksaan setempat.
Kombes Muh. Ridwan menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak yang diinisiasi Polda Sulsel. “Polda Sulsel berbuka puasa bersama total 1.000 anak panti di seluruh wilayah Sulsel. Khusus untuk Parepare, kami merangkul 200 anak yatim sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kami,” ujar Ridwan.
Pesan untuk Generasi Penerus
Dalam sambutannya, Ridwan menekankan bahwa momentum Ramadan bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sarana mengasah kepekaan sosial. Ia berharap kehadiran personel kepolisian dapat memberikan motivasi bagi anak-anak panti asuhan untuk tetap optimistis menatap masa depan.
“Sebagai insan Bhayangkara, kami tidak hanya hadir untuk pengamanan, tetapi juga sebagai pengayom. Kami ingin anak-anak ini terus bermimpi dan bekerja keras meraih cita-citanya,” tambahnya.
Senada dengan itu, Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Parepare, Komisaris Ramli, menyebut kegiatan ini sebagai jembatan untuk mempererat silaturahmi antara Brimob dan warga. Menurutnya, solidaritas sosial harus menjadi napas utama dalam setiap pergerakan personel di lapangan.
“Kami ingin kehadiran Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan paket Ramadan ini diharapkan bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka sekaligus menjadi penyemangat ibadah,” tutur Ramli.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan santap buka puasa bersama di bawah suasana kekeluargaan.
Reporter: Faizal Lupphy















