Bimtek Turnitin IAIN Parepare, Langkah Maju Berkarya Tanpa Plagiasi

turnitin
Pertemuan Virtual membahas penggunaan Turnitin untuk menghindari plagiarisme. --ist--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Perpustakaan IAIN sebagai lembaga Informasi punya tanggung jawab penuh terhadap keterbaruan informasi khususnya bagi hasil karya tulis civitas akademik menjadi satu penguatan dilaksanakannya “Bimbingan Teknis Penggunaan Turnitin Similarity” yang dilaksanakan secara daring Rabu (20/5/21).

Dalam laporan Kepala Perpustakaan Dr. Usman Noer menyampaikan, penghormatan kepada para hadirin yang terdiri dari Wakil Rektor I Bagian APL, Dr Sitti Jamilah Amin mewakili Rektor IAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan yang tidak sempat hadir. Selain itu hadir pula para wakil Rektor, Kepala Biro Kepegawaian, para Dekan dan Wakil Dekan, para dosen dan tenaga kependidikan IAIN Parepare dan terkhusus pada pemateri Nisrina Rifa Salma asal Bandung. Nisrina hingga kini berkecimpun di Buana Group company- Training & Product Spesialist.

Mendapat kesempatan dari co Host, Reski Fani, S. S., MM. Usman melaporkan kondisi Turnitin yang dilanggan saat ini.

“Ini yang pertama kali IAIN Parepare melanggan software Turnitin dan Perpustakaan IAIN Parepare diberi kewenangan untuk mengelola Turnitin ini, dimaksudkan untuk meningkatkan khasanah layanan perpustakaan dengan tujuan menghasilkan karya tulis terbaik jauh dari tindakan plagiasi,” ucap Usman.

“Beberpa lembaga dan kementerian sudah menggunakan Plagirism Check melalui Turnitin ini, dan terkhusus untuk lembaga IAIN Parepare diharapkan lahirnya karya tulis terbaik yang bertaraf nasional bahkan internasional dan orientasi bimbingan online ini untuk memupuk cara berfikir logis jujur dan kreatif,“ lanjut Usman.

Sambutan Wakil Rektor bagian APL. Dr. Sitti Jamilah Amin yang juga membuka langsung kegiatan menyampaikan terkait upaya pencegahan tindakan plagiarisme dan mengapresiasi langkah Perpustakaan IAIN Parepare sebagai pelaksana bimbingan Turnitin ini.

“Kita selama ini hanya menempel ke UIN Malang dalam hal mendetksi plagiarisme dan tahun ini kita diberikan anggaran untuk bisa melanggan Turnitin yang dikelola oleh unit perpustakaan, melalui aplikasi ini Tindakan pelagiarisme terkhusus di tingkat mashasiswa dinilai riskan. hal yang paling penting melakukan check Turnitin dan para dosen bisa bekerja secara jujur termasuk masalah masalah pemenuhan akreditasi,” tandasnya

Ancaman pidana dengan mengnyampaikan pasal pasal dan undang–undang tentang pelagiarisme ini, juga tak lupa disampaikan oleh Wakil Rektor Dr. Sitti Jamilah Amin.

Berikut ulasan selanjutnya….

Bagikan :