MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Bidang Hikmah Politik Kebijakan Publik Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FISIP Unismuh Makassar menyatakan kesiapannya melaksanakan Sekolah Kebangsaan (SKB) Jilid XIII, sebuah forum kaderisasi strategis yang lahir dari semangat historis.
SKB didirikan sebagai respons terhadap situasi dan kondisi organisasi di awal 2010-an, ketika dinamika internal maupun eksternal IMM FISIP tengah diwarnai oleh berbagai konflik yang mempengaruhi arah gerakan kader. Dari situasi itulah lahir kesadaran akan perlunya ruang penguatan ideologis dan intelektual, yang mampu melahirkan kader dengan militansi tinggi, loyal terhadap nilai, serta memiliki kemampuan analisis kebangsaan yang tajam.
Bidang Hikmah menegaskan bahwa SKB bukan hanya simbol tradisi, melainkan ruang epistemik untuk membangun kesadaran rasional dan komitmen ideologis kader. Melalui kurikulum dan pendekatan yang kontekstual, SKB Jilid XIII akan menempatkan kader tidak hanya sebagai subjek belajar, tetapi juga sebagai pelaku perubahan sosial yang berakar pada nilai-nilai Muhammadiyah dan cita kebangsaan.
Sekolah Kebangsaan adalah ruang untuk menanamkan kesetiaan terhadap nilai, membangun keteguhan dalam perjuangan, dan mengasah ketajaman berpikir kader IMM. Tiga nilai utama itu loyalitas, militansi, dan intelektualitas akan menjadi poros utama dalam SKB Jilid XIII.
SKB Jilid XIII kami hadirkan untuk menghidupkan kembali semangat kader yang berjiwa porsa, berjiwa cinta terhadap Ikatan, dan teguh dalam intelektualitas. Di sinilah loyalitas diuji, militansi dibentuk, dan intelektualitas ditempa,” tegas Ketua Bidang Hikmah (Nur Ilham) dalam pernyataannya, Rabu (29/10/2025).
Dengan konsistensi dan persiapan yang matang, Bidang Hikmah IMM FISIP Unismuh Makassar siap menjadikan Sekolah Kebangsaan Jilid XIII sebagai momentum kebangkitan kader intelektual yang loyal terhadap nilai, militan dalam perjuangan, dan cerdas dalam pemikiran. (rls)



















