Berkampanye Secara Independen

Mahatir Mohamad

SINGAPURA, PIJARNEWS.COM — Para Analis menilai, Mahathir tidak memiliki masalah dalam mendaftarkan Partai Pejuang di The Registrar of Societies (ROS).

Prof James Chin, Direktur Institut Asia di Universitas Tasmania di Hobart, mengatakan kepada CNA: “Saya kira Dr Mahathir tidak akan memiliki masalah mendaftarkan partai, ini masalah waktu. Dia harus memastikan partainya terdaftar sebelum pemilihan umum berikutnya.”

Prof Ahmad Martadha juga mengatakan: “Proses pendaftaran merupakan proses yang panjang dan membosankan. Saya yakin ROS tidak akan menghentikan pembentukan pesta, hanya saja itu akan memakan waktu.”

Pada hari Kamis, ROS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka belum menerima surat pendaftaran partai tersebut.

Partai baru Dr Mahathir tidak membuang-buang waktu. Untuk pemilihan sela mendatang untuk kursi negara bagian Slim, mereka menurunkan Amir Khusyairi Mohamad Tanusi.

Pejuang belum terdaftar, Amir, seorang pengacara berusia 38 tahun, perlu berkampanye sebagai seorang independen.

Kursi Slim di Perak kosong setelah anggota dewan UMNO Mohd Khusairi Abdul Talib meninggal karena serangan jantung pada 15 Juli.

Calon Barisan Nasional (BN) adalah Mohd Zaidi Aziz, warga asli Sungai Slim yang juga Plt Kepala UMNO Tanjung Malim.

Banyak yang dipertaruhkan dalam pesta demokrasi rencananya akan diadakan pada 29 Agustus. Kursi telah menjadi benteng tradisional bagi UMNO dan Pejuang harus tampil dengan kredibel untuk memulai awal yang baik.

Mohd Khusairi dari BN telah memenangkan masing-masing dari empat kontes pemilihan terakhirnya dengan mengumpulkan setidaknya 8.000 suara.

Sementara itu, Parti Islam Se-Malaysia, yang tergabung dalam PN, telah memenangkan sekitar 4.000 kursi selama empat jajak pendapat terakhir. Ini berarti bahwa Mr Mohd Zaidi mungkin dapat mengumpulkan sekitar 12.000 dari total sekitar 23.000 pemilih.

“Calon UMNO bisa menang dengan mudah. Meskipun Dr Mahathir telah menempatkan dukungan di belakang kandidat independen, itu tidak akan cukup untuk membuat kesal,” prediksi Prof Ahmad Martadha. (er/*)

Sumber: CNA

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News