toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Jumat, 6 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Sulselbar

Begini Meriahnya Maulid Nabi Dirangkai Tradisi Sayyang Pattuddu di Ujung Lero

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
11:03, 22 Desember 2019
di Sulselbar
Waktu Baca: 2 menit
Begini Meriahnya Maulid Nabi Dirangkai Tradisi Sayyang Pattuddu di Ujung Lero

Suasana saat tradisi Sayyang Pattuddu digelar di Desa Ujung Lero, Suppa, Pinrang, Sabtu (21/12/2019).

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Maulid Nabi Muhammad SAW digelar secara meriah di Lapangan Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/12/2019) kemarin.

Acara ini dirangkai dengan tradisi Sayyang Pattuddu atau pagelaran Kuda Menari. Puluhan ribu orang menyaksikan acara yang digelar satu kali dalam dua tahun itu.

Habib Abdurrahim Assegaf Puang Makka (Pakai Sorban). –fiand/pijarnews–

Tampil sebagai pembawa hikmah maulid yakni Habib Abdurrahim Assegaf atau akrab disapa Puang Makka. Menurut Puang Makka, teladan nabi yang perlu diterapkan dalam kondisi bangsa saat ini yakni penyantun dan penyayang. “Sikap penyantun dan penyayang inilah yang disandangkan Allah Subhana Wataala kepada Rasulullah Muhammad Sallalahu Alaihi Wasallam,” ujar Puang Makka.

Usai ceramah maulid, warga kemudian mendekati pohon pisang yang telah dihias. Umumnya hiasan berisi telur yang sudah direbus. Sejumlah makanan dan minuman juga dibagikan kepada pengunjung yang menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selesai acara maulid, siang hari usai Salat Duhur, panitia kemudian menggelar tradisi Sayyang Pattudu. Panitia menampilkan sekira 30 kuda yang telah dilatih khusus.  Kuda tersebut berjalan sambil menari diiringi musik tradisional dan musik religi.

Baca Juga

Kemarau Mudahkan Nelayan di Ujung Lero Berburu Ikan

Dosen FEB Umpar Edukasi Masyarakat Nelayan Pelaku Usaha Sarung Tenun Sutra di Desa Lero

Warga yang sudah khatam Al-Quran menunggang kuda. –fiand/pijarnews–

Kuda tersebut ditunggangi satu hingga dua orang yang telah khatam Alquran. Pesertanya bukan saja warga Ujung Lero, tetapi juga warga Suku Mandar yang ada di Luar Provinsi seperti Polman, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur dan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mereka kemudian diarak keliling kampung dan disaksikan puluhan ribuan pengunjung. 

Camat Cuppa, Amran mengatakan, tradisi Sayyang Pattudu ini sebenarnya berasal dari Tanah Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Namun karena mayoritas warga Ujung Lero, Suppa, Kabupaten Pinrang merupakan Suku Mandar, maka tradisi ini juga dilestarikan sekali dalam dua tahun. Hal serupa juga diungkapkan Kepala Desa Ujung Lero, HM Amin.  

Ketua Panitia Maulid dan Sayyang Pattudu, Nurhamma mengatakan, zaman dulu, Sayyang Pattudu ini digelar hanya untuk kalangan bangsawan Suku Mandar saja. Namun karena seiring perkembangan zaman, atas saran seorang ulama saat itu, sehingga Sayyang Pattudu digunakan sebagai salah satu syiar Islam.

“Kini, kuda menari ini bisa ditunggangi warga yang sudah khatam Al-Quran. Mereka kemudian dipandu lalu diarak keliling ke pemukiman warga,” kata Nurhamma.

Salah seorang pemandu kuda menari, Muhammad Idris mengaku melatih khusus kuda Sayyang Pattudunya sepekan sebelum tampil. Kuda itu umumnya didatangkan dari Polman, Sulawesi Barat. “Sewanya berkisar antara Rp750 ribu hingga satu juta rupiah,” kata Idris.

Salah seorang pengunjung asal Kota Parepare, Arifuddin Beddu mengapresiasi kegiatan tradisi Sayyang Pattuddu yang mengedepankan budaya kearifan lokal. “Tradisi ini bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Ujung Lero, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatkan asli daerah (PAD),” ujar ayah tiga anak yang berprofesi sebagai notaris ini. (*)

 Penulis : Alfiansyah Anwar

 

 

 

 

Terkait: Kuda MenariSayyang PattudduSuku MandarUjung Lero

BERITA TERKAIT

Kemarau Mudahkan Nelayan di Ujung Lero Berburu Ikan

Kemarau Mudahkan Nelayan di Ujung Lero Berburu Ikan

2 November 2023
Dosen FEB Umpar Edukasi Masyarakat Nelayan Pelaku Usaha Sarung Tenun Sutra di Desa Lero

Dosen FEB Umpar Edukasi Masyarakat Nelayan Pelaku Usaha Sarung Tenun Sutra di Desa Lero

28 Agustus 2023
Tujuh Tenaga Medis Pinrang Terpapar Covid -19

Tujuh Tenaga Medis Pinrang Terpapar Covid -19

15 Oktober 2020
Video Pijar Channel : Tradisi Sayyang Pattuddu

Video Pijar Channel : Tradisi Sayyang Pattuddu

13 Maret 2018
Selanjutnya
Karang Taruna Lasitae Rangkul Perbedaan, Wujudkan Kebersamaan

Karang Taruna Lasitae Rangkul Perbedaan, Wujudkan Kebersamaan

Berita Terbaru

Belajar Bertahan di Zaman AI

Belajar Bertahan di Zaman AI

4 Februari 2026
Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026
UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

3 Februari 2026
Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

3 Februari 2026
DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

1 Februari 2026
Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.