Balapan Liar Marak Satlantas Polres Sidrap Bentuk Tim Pegas

Kasat Lantas Polres Sidrap AKP.Abd Azis

SIDRAP, PIJARNEWS — Aksi balapan liar ‘Bali’ kembali mulai marak lagi di Kabupaten Sidrap akhir-akhir ini, sejumlah masyarakat, khususnya para pengguna jalan di wilayah kota Pangkajene, kecamatan Maritengngae merasa terganggu.

Menindaklanjuti keluhan warga terkait penyakit masyarakat ini. Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Sidrap langsung membentuk tim khusus yang akan menangani balapan liar, termasuk penindakan suara bising knalpot modifikasi atau knalpot racing yang biasa digunakan oleh para pelaku balapan liar.

Kepala satuan lalu lintas (Kasat lantas) Polres Sidrap, AKP Abd Azis mengungkapkan, penindakan tegas (Pegas) akan dilakukan bagi para pelaku balapan liar di Sidrap dengan cara mobile menggunakan kendaraan bermotor (ranmor) pribadi dan bukan dinas.

“Sudah banyak keluhan masyarakat terutama aksi balapan liar. Ini yang akan kita tindak tegas dengan membentuk timsus mobile mencari pelaku bali dan kendaraan ranmor bersuara bising,”kata Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Abd Azis, dikantornya, Rabu, (17/01).

Timsus ini, nantinya bekerja secara acak atau random dengan teknik undercover mobile. Mereka bertugas tanpa berpakaian dinas dan tidak diketahui keberadaannya.

“Sengaja teknik ini digunakan karena sangat efektif menindak tegas pelaku bali. Biasanya, pelaku bali bubar duluan manakala petugas berpatroli diketahui lebih awal, jadi kita gunakan teknik ini,”ucap Abd Azis.

Azis berharap kalangan anak muda khususnya pelajar di Sidrap untuk tidak terlibat aksi Bali ini karena sangat mengganggu ketenangan masyarakat.

“Biasa aktivitas bali ini dilakukan di seputaran depan rumah jabatan Bupati Sidrap dan lokasi SKPD. Titik inilah yang jadi lokus tim berpatroli, termasuk penertiban knalpot bising,”tegasnya.

Lebih lanjut Kasat lanatas Polres Sidarap ini  mengimbau, agar pengguna ranmor roda dua tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, sebab jika terkena penindakan, itu akan membutuhkan waktu lama proses tilangnya.

“Kita sanksi tilang dan dapat diambil kendaraannya paling lama sebulan diamankan di Mapolres Sidrap,” tandasnya.(Sud/abd)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda