Awalnya Dikira Kayu Besar, Begitu Didekati Ternyata Bangkai Ikan Paus

Bangkai ikan paus
Sejumlah warga menyaksikan adanya bangkai ikan paus yang terdampar di pesisir pantai Mallusetasi Barru (foto: Amiruddin Pujo/ pijar).

BARRU, PIJARNEWS.COM —  Warga Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan adanya bangkai ikan paus yang tedampar di pinggiran pantai. Ikan paus berukuran sekira 7 meter dan berat lebih dari 50 ton itu,  diperkirakan mati sejak sebulan lalu dan diduga karena hantaman ombak yang cukup keras, sehingga terdampar ke pesisir pantai.

Ardan, salah seorang warga setempat mengaku, awalnya mengira jika bangkai ikan paus tersebut hanya kayu besar, setelah dirinya semakin mendekat, ternyata yang ia temukan itu adalah ikan paus yang sudah mati dan telah mengelurkan aroma kurang sedap yang menyengat.

” Pertamanya saya kira hanya kayu besar, karena terseret ombak sehinngga ikan paus ini semakin dekat di perahu saya, ternyata bangkai ikan paus yang sudah baunya menyengat, panjangnya kira-kira 7 sampai 10 meterlah, kalau beratnya kira-kira 50 ton begitu,” terang Ardan, saat ditemui pijar, Rabu (14/2/2018).

Lebih lanjut Ardan mengatakan, saat pertama kali ia temukan, bangkai ikan paus ini dalam keadaan mengapung di atas perairan Mallusetasi, dengan kondisi kulit sudah mulai terkelupas dan ditumbuhi karang. Akibat mengelurkan aroma kurang sedap yang menyengat, warga pesisir pantai merasa sangat terganggu. (amr/abd)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda