PINRANG, PIJARNEWS.COM – Bencana alam angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Ahad (14/12/2025) siang. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan sempat viral di media sosial setelah beredarnya dua video amatir yang merekam dahsyatnya pusaran angin di area persawahan.
Camat Lanrisang, Bachrun Syah, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, angin puting beliung mulai menerjang sekitar pukul 13.30 WITA.
“Untuk kejadiannya ini sekitar 13.30 WITA, angin bergerak dari arah pantai menuju arah pemukiman di Kelurahan Lanrisang, khususnya di Lingkungan Djampue dan Kassi,” jelas Bachrun.
Bachrun Syah memastikan bahwa hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Pihak kecamatan masih terus melakukan pendataan dan inventarisasi untuk memastikan total jumlah kerusakan.
“Untuk sementara banyak hanya korban materiil, belum ada korban jiwa. Dan kami belum bisa meng-update, belum bisa memastikan berapa jumlah (rumah yang rusak) karena kami masih sedang mendata. Kami harus menginventarisir berapa jumlah yang rusak berat, sedang, dan ringan,” terangnya.
Berdasarkan taksiran sementara, Bachrun Syah menyebutkan bahwa total bangunan yang terdampak, mulai dari rusak ringan hingga berat, mencapai puluhan unit.
“Kami taksir ada 20-an lebih, kami taksir bahkan sampai 30-an ada. Itu disertai total semua dengan rusak ringannya,” kata Bachrun.
Kerusakan didominasi pada bagian atap rumah warga yang terempas kuat oleh angin. Selain rumah pribadi, fasilitas umum juga turut menjadi korban.
Adapula fasilitas umum yang terdampak berupa Perpustakaan di SD Muhammadiyah dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atapnya.
Sedangkan yang mengalami Kerusakan Berat terdapat dua rumah di daerah Kassi yang mengalami kerusakan sangat parah, bahkan sampai roboh karena hantaman angin yang menyebabkan tiang bengkok.
Video Viral dan Tindak Lanjut Pemerintah
Dua video amatir berdurasi 23 detik dan 36 detik yang merekam pusaran angin puting beliung di area persawahan Kecamatan Lanrisang menjadi perhatian warganet dan tersebar luas di berbagai platform media sosial. Video tersebut menunjukkan betapa cepat dan kuatnya pusaran angin tersebut sebelum menghantam permukiman.
Menanggapi bencana ini, pihak kecamatan telah mengambil langkah cepat. Bachrun Syah memastikan bahwa laporan resmi mengenai dampak bencana telah dikoordinasikan dengan pimpinan daerah.
“Kami sudah menghubungi Bapak Bupati dan Wakil Bupati untuk memasukkan laporan secepatnya. Insyaallah secepatnya dan hari ini akan kami masukkan, dan bantuan akan segera datang,” tutup Bachrun Syah.
Pemerintah daerah diharapkan segera menyalurkan bantuan kepada korban terdampak, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.(*)
Reporter: Faizal Lupphy.

















