PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Tim Anti Balap Liar Kepolisian Resor (Polres) Parepare menyita empat unit sepeda motor dalam operasi pencegahan balapan liar di sejumlah titik rawan pada Jumat dini hari (27/2/2026). Patroli intensif ini dilakukan guna menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat selama bulan Ramadan.
Kasi Humas Polres Parepare, AKP Suhendarwadi, menyatakan bahwa kendaraan tersebut diamankan dari lokasi-lokasi yang kerap dijadikan arena balap lari oleh remaja. “Upaya pencegahan sepanjang Kamis malam hingga Jumat pagi membuahkan hasil dengan diamankannya empat unit sepeda motor. Saat ini kendaraan berada di kantor Satlantas,” ujar Suhendarwadi melalui keterangan tertulis, Jumat.
Operasi dimulai sejak Kamis sore pukul 17.00 Wita dengan memantau sepanjang Jalan Mattirotasi, Jalan Suaka Alam Lestari, hingga Jalan Jenderal Moh. Yusuf. Meski sempat landai, petugas kembali bergerak pada pukul 03.00 Wita hingga menjelang subuh untuk menyisir kawasan Jalan Bau Massepe, Jalan Karaeng Burane, Jalan Veteran dan Jalan Baso Dg. Patompo.
Petugas bersiaga untuk membubarkan kerumunan pemuda yang terindikasi akan melakukan balapan liar usai santap sahur.
Polres Parepare tidak main-main dalam menindak pelanggar. Berdasarkan instruksi Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh. Arsyad, motor yang terjaring balap liar tidak hanya akan dikenakan denda tilang maksimal, tetapi juga penahanan kendaraan dalam jangka waktu lama.
“Jika terbukti melakukan balapan liar, pelaku dikenakan sanksi tilang denda maksimal dan kendaraan akan ditahan selama tiga bulan untuk memberikan efek jera,” tegas Suhendarwadi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center 110 atau menghubungi kantor polisi terdekat. Polisi menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor demi keamanan bersama.
Hingga saat ini, situasi di Kota Parepare dilaporkan tetap kondusif, namun Tim Anti Balap Liar dipastikan akan terus beroperasi secara acak (random) selama sisa bulan Ramadan. (*)
Reporter: Faizal Lupphy

















