PAREPARE, PIJARNEWS.COM — SMP Negeri 9 Parepare menggelar Workshop Pengimbasan Pembelajaran Koding dan Artificial Intelligence (AI) serta Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) selama dua hari, 9–10 September 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi dan penguatan kualitas pembelajaran.
Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Warisni Ardhana Hasbi, S.Pd.Gr yang membawakan materi pembelajaran Koding dan AI, serta Jumrah, S.Pd yang menyampaikan pengimbasan pembelajaran mendalam. Turut pula menjadi pemateri dan fasilitator dalam kegiatan ini Suriana, S.Pd dan Najiha, S.Pd.
Kepala SMP Negeri 9 Parepare, Hasdir Subroto, menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menyiapkan guru agar adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebijakan pendidikan nasional.
“Pembelajaran koding, AI, dan pembelajaran mendalam bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Guru harus siap membimbing siswa agar memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan literasi digital sejak dini,” ujar Hasdir.
Ia menambahkan, pengimbasan ini diharapkan tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat langsung diterapkan dalam proses belajar mengajar di kelas.
“Kami ingin hasil workshop ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Warisni Ardhana Hasbi, S.Pd.Gr menjelaskan bahwa pembelajaran koding dan AI dapat dikenalkan secara bertahap dan kontekstual sesuai jenjang SMP.
“Koding dan AI bukan hal yang menakutkan. Dengan pendekatan sederhana dan menyenangkan, guru bisa menanamkan logika berpikir dan problem solving kepada siswa,” jelasnya.
Narasumber lainnya, Jumrah, S.Pd, menyampaikan bahwa pembelajaran mendalam menekankan pemahaman bermakna, bukan sekadar mengejar target kurikulum.
“Deep learning dalam pendidikan mendorong siswa memahami konsep secara utuh, mengaitkannya dengan kehidupan nyata, serta menumbuhkan rasa ingin tahu,” ujarnya.
Kegiatan workshop ini diikuti oleh para guru SMPN 9 Parepare dengan antusias. Selain pemaparan materi, peserta juga dibekali praktik, diskusi, dan simulasi penerapan pembelajaran di kelas, sehingga diharapkan mampu menjadi agen pengimbasan bagi rekan guru lainnya. (adv)



















