Forum Pengembang Ajatappareng

4,7 Juta Bidang Tanah di Sulsel “Antre” Disertifikatkan

Sertifikat Tanah
Presiden Jokowi menyerahkan sertipikat tanah kepada warga di Lapangan Andi Makkasau Parepare, Senin siang 2 Juli 2018.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM— Ribuan warga dari sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Kota Parepare, Senin siang 2 Juli 2018. Agenda presiden yang akrab disapa Jokowi ini yakni menyerahkan 5.000 sertifikat tanah secara gratis untuk warga di 11 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

Sebelum menyerahkan ribuan sertifikat tanah secara gratis di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Presiden Jokowi menyalami sebagian warga yang menunggunya sejak pagi. Sebagian warga bahkan sempat berswa foto bersama Presiden Jokowi di Kota Parepare yang merupakan kota kelahiran Presiden ketiga BJ Habibie.

Di Parepare, Presiden Jokowi menyerahkan secara simbolis 5.000 sertifikat tanah gratis kepada warga melalui Program Proyek Operasi Nasional Agraria atau Prona. Program ini telah diluncurkan Badan Pertanahan Nasional di 11 kabuaten/kota di Sulawesi Selatan.

Sebelas daerah yang mendapatkan kuota sertifikat prona yakni Kota Parepare, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Pinrang, Sidrap, Wajo, Bone dan Kabupaten Soppeng.

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil dalam sambutannya mengungkapkan, sebanyak 5.000 sertifikat Prona ini diterbitkan untuk 11 kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan. Menurut Sofyan, jumlah tanah di Sulawesi Selatan diperkirakan sebanyak 6,8 Juta bidang tanah, namun yang sudah bersertifikat sebanyak 2,1 Juta bidang tanah. “Artinya masih tersisa empat koma tujuh juta bidang tanah yang harus disertifikatkan,” ujar Sofyan.

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo menyebutkan di Indonesia sebanyak 126 Juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Namun sejak tahun 2015 lalu hingga saat ini baru 46 Juta bidang tanah yang sudah disertifikatkan. “Artinya, masih ada 80 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurut Jokowi, dengan adanya sertifikat tanah ini, maka hak hukum atas tanah tersebut sudah jelas.

Usai penyerahan simbolis sertifikat tanah, Presiden Jokowi langsung meninggalkan Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare menuju Kabupaten Sidrap untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap. PLTB ini diklaim terbesar di asia tenggara dan pertama di Indonesia dengan kapasitas 75 megawatt.

PLTB tersebut terletak di Bukit Pabbaresseng, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Presiden Jokowi dijadwalkan mengakhiri kunjungan kerjanya di Kabupaten Wajo untuk meresmikan Bendungan Passeloreng pada Selasa besok, 3 Juli 2018. Selanjutnya Presiden bersama rombongan kembali ke Jakarta. (*)

Penulis : Amiruddin

Editor : Alfiansyah Anwar 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News