10 Sekolah SD dan SMP Kirim Utusan Ikut Workshop Akreditasi Perpustakaan

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Sebanyak 10 Sekolah SD dan SMP di Kota Makassar binaan Dinas Perpustakaan Makassar diikutsertakan Workshop Akreditasi Perpustakaan bersama seluruh jenis Perpustakaan se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI bekerja sama Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Aryaduta Makassar, Senin-Rabu (11-13/11/2019).

Akreditasi Perpustakaan Sekolah merupakan bentuk pengakuan dari Pemerintah bahwa Perpustakaan yang diselenggarakan oleh semua jenis Perpustakaan telah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan Minimal. Khusus Perpustakaan Sekolah di Indonesia dari 121.181 unit Perpustakaan Sekolah yang telah terakreditasi sebanyak 623 unit atau masih baru 0,51%. Sedangkan sekolah yang telah terdaftar dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) sebanyak 88,331 unit atau sudah mencapai 72,89 %. (Sumber Pusat P3MB Perpusnas Juni 2019).

Dinas Perpustakaan Kota Makassar sejak tahun 2017 atau sejak terbentuknya kelembagaan Dinas Perpustakaan telah melakukan pembinaan kepada Perpustakaan Sekolah SD dan SMP di Kota Makassar dan mendorong sekolah yang dibina memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

Dari data 826 sekolah SD dan SMP yang baru dibina sebanyak 300 sekolah atau 100 sekolah setiap tahun. Kemudian mulai tahun 2018 program Sentuh Pustaka dijalankan dengan target 10 Sekolah setiap tahun.

Salah satu output dari program Sentuh Pustaka ini untuk mempersiapkan Perpustakaan Sekolah mengikuti akreditasi Perpustakaan Sekolah.

Ke depan, Akreditasi Perpustakaan akan menjadi indikator penting karena telah menjadi amanah dari UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Menurut Supriyanto Pomad, Kabid Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi, Kemenpan RB pun telah menyetujui usulan Perpustakaan Nasional RI bahwa untuk mengukur kinerja kepala daerah salah satunya akan diukur dari jumlah Perpustakaan yang telah dikembangkan/ diakreditasi. (rls/dmh)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda